Peresmian Gedung Perpustakaan di Jalan Pemuda Mataram Tunggu Pembangunan Selesai
Mataram (netlombok.com) –
Peresmian gedung perpustakaan yang berlokasi di Jalan Pemuda Mataram masih menunggu penyelesaian untuk lantai 2 dan 3. Termasuk semua peralatan dan perlengkapan yang ada perpustakaan tersebut sudah ada.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB H. Mahdi Muhammad, S.H., M.H., mengakui, jika pihaknya menjadwalkan melakukan peresmian, jika semua fasilitas yang ada di gedung baru sudah ada. “Jadi bisa saja kita jadwalkan akhir tahun 2023 ini. Itu kalau semua fasilitas sudah siap. Tapi kalau belum siap, kita jadwalkan peresmian tahun 2024,” ungkapnya di Kantor Gubernur NTB, Jumat 5 Mei 2023.
Dalam mengupayakan penyelesaian pembangunan semua fasilitas di perpustakaan yang baru, pihaknya terus melakukan lobi ke Perpustakaan Nasional, sehingga bisa selesai seperti diharapkan. Sementara mengandalkan anggaran yang dimiliki daerah, ujar mantan Sekretaris DPRD NTB ini, tidak akan mampu, karena anggaran yang dibutuhkan untuk melengkapi penyelesaian pembangunan perpustakaan ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Ditegaskannya, pembangunan gedung Perpustakaan Provinsi NTB yang berlokasi di Jalan Pemuda Kota Mataram sudah rampung 100 persen berdasarkan penggunaan anggaran tahun 2022 sebesar Rp 14,4 miliar. Meski demikian, masih banyak fasilitas yang perlu dilengkapi di tahun 2023 ini sebelum membuka pelayanan kepada masyarakat. Pembangunan yang akan dilanjutkan di tahun 2023 ini seperti landscape, meubeler, penataan, buku, termasuk untuk melanjutkan pembangunan lantai tiga dan empat dan fasilitas lift.
Selain itu, tambahnya, pembangunan perpustakaan ini akan dipadukan dengan banyak sektor, seperti suasana yang rileks dan santai, sehingga nanti para pengunjung bisa menikmati berbagai macam yang disediakan. Misalnya, ada lokasi untuk membaca dan berbelanja, sehingga para pengunjung tidak perlu lagi mencari warung dalam memenuhi kebutuhannya selama berada di perpustakaan.
Untuk itu, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan maupun Dinas Pariwisata dalam mengembangkan perpustakaan ini, sehingga sesuai seperti diharapkan.
Pada bagian lain, diakuinya, NTB akan menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) yang akan digelar 26-28 Juli 2023. Pihaknya memperkirakan peserta yang akan datang ke acara ini sekitar 500 hingga 1.000 orang. ‘’Tempatnya nanti insya Allah akan disurvai tim panitia dari pusat,’’ ujarnya.
Menurutnya, dengan digelarnya rapat kerja nasional IPI ini merupakan suatu hal yang sangat bagus bagi perkembangan pariwisata yang ada di daerah ini. Nantinya selain menghadiri rakernas, para peserta bisa menikmati objek-objek wisata yang ada di daerah ini, seperti tiga Gili (Gili Trawangan, Meno dan Air), Sembalun, kawasan Mandalika dan lainnya. Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat IPI Tengku Syamsul Bahri, jika pelaksanaan rakernas IPI ini sangat bagus bagi pengembangan pariwisata yang ada di daerah ini. Menurutnya, peserta yang diperkirakan lebih dari 1.000 orang ini selain membahas tentang pustakawan, tapi juga ingin menikmati objek pariwisata yang ada di daerah ini. Termasuk penampilan seni, budaya dan produk khas NTB yang menjadi primadona di luar daerah, seperti mutiara dan kerajinan lainnya. (IMB)



