174 Kasus Rabies Terjadi di NTB
Mataram (netlombok) –
Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB hingga 20 Oktober 2023 menunjukkan, total kasus rabies di NTB sebanyak 174 kasus.Wilayah dengan kasus rabies tertinggi adalah Kabupaten Sumbawa, yakni 135 kasus. Disusul Kabupaten Bima dengan total 33 kasus. Kemudian Kota Bima sebanyak 6 kasus. Sementara Kabupaten Sumbawa Barat dan Dompu masih nol kasus.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB, Muhammad Riadi mengatakan, di Sumbawa pada bulan Oktober 2023 saja, terdapat 10 kasus rabies. Sementara daerah lain sampai saat ini tidak ditemukan ada tambahan kasus.
Riadi menjelaskan, terkait masih maraknya kasus rabies ini, pihaknya tetap masih menyalurkan vaksinasi rabies.Realisasi vaksinasi rabies pengadaan Pemprov NTB hingga Oktober 2023 sebanyak 9.000 dosis.
“Dari jumlah tersebut, dialokasikan sebanyak 600 untuk Provinsi, 2.000 untuk Kota Bima, Sumbawa 4.000 dan Sumbawa Barat 2.400 dosis,” terang Riadi.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus rabies di Indonesia selama Januari-April 2023, sebanyak 31.113 kasus. Terdapat 23.211 kasus gigitan hewan dan 11 kasus kematian yang disebabkan oleh kasus tersebut.
Di Provinsi NTB pada tahun 2022 lalu, kasus gigitan mencapai 1.748 kasus dengan jumlah kematian 6 orang, yakni dua kasus di Sumbawa dan empat kasus di Bima. (DLN)



