News

Perjuangan 20 Tahun: Penjual Telur Gulung di Lombok Barat Ini Akhirnya Berangkat Haji

Netlombok – Seorang pedagang telur gulung keliling Dusun Jereneng, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Zaenudin, akhirnya menerima panggilan suci untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Penantian panjang selama hampir dua dekade dan kegigihannya dalam menabung dari hasil berjualan makanan ringan sederhana itu menjadi bukti bahwa niat tulus dan kerja keras tak akan mengkhianati hasil.

Zaenudin, sosok bersahaja yang sehari-hari menjajakan telur gulung di berbagai pelosok Kecamatan Sekotong, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagia ketika namanya tercantum dalam daftar calon jamaah haji tahun ini. Pria yang mulai berjualan telur gulung sejak tahun 2008 ini menceritakan bagaimana perjuangannya mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi mewujudkan impiannya beribadah di Tanah Suci.

“Saya mulai jualan telur gulung ini semenjak tahun 2008. Dulu sempat jualan di Mataram, tapi kemudian tidak diperbolehkan. Alhamdulillah, dengan berjualan ini, sedikit demi sedikit saya bisa menabung untuk naik haji,” ungkap Zaenudin. Senin (28/4).

Metode menabung Zaenudin terbilang sederhana namun konsisten. Setiap kali mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan telur gulung, ia selalu menyisihkan sebagian kecilnya. Dengan modal awal sekitar Rp 125.000, Zaenudin bisa meraup keuntungan sekitar Rp 225.000 per hari. Rezeki akan bertambah jika ada acara pesta, di mana ia bisa mengantongi hingga Rp 300.000 dalam sehari.

“Kalau dapat Rp 100.000, saya tabung Rp 10.000. Kalau dapat Rp 125.000, saya sisihkan Rp 15.000. Kalau hanya dapat Rp 50.000, biasanya tidak saya tabung,” jelasnya.

Zaenudin menceritakan bahwa dirinya mendaftar haji sekitar tahun 2012. Namun, penantiannya terbilang cukup panjang, diperkirakan mencapai 19 tahun. Sempat namanya keluar dalam daftar calon jamaah, namun saat itu ia belum memiliki cukup biaya untuk pelunasan.

 “Saya kaget sekaligus tidak menyangka ketika nama saya keluar lagi tahun ini. Alhamdulillah, Allah SWT memberikan rezeki,” tuturnya dengan nada syukur.

Setiap harinya, Zaenudin memulai aktivitas berjualannya sejak pukul 06.30 WITA hingga telur gulungnya habis terjual. Ia tak gentar menjangkau wilayah-wilayah terpencil di sekitar Sekotong demi mencari nafkah.

“Yang membuat telur gulung ini istri saya, saya hanya bertugas menjualnya,” imbuh Zaenudin.

Kegigihan Zaenudin ini turut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Dusun Jereneng. Kepala Dusun Jereneng, Fahmi, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya salah satu warganya untuk menunaikan ibadah haji.

“Alhamdulillah, hampir 50 persen masyarakat di dusun kami berprofesi sebagai pedagang kecil, berjualan keliling di sekolah-sekolah maupun kampung-kampung,” ujar Fahmi.

Fahmi mengenal Zaenudin sebagai sosok pekerja keras dan istiqomah dalam menjalankan usahanya. “Beliau ini sudah berjualan telur gulung keliling sejak saya kecil. Hampir 20 tahun beliau menekuni pekerjaan ini. Alhamdulillah, dari usahanya ini, Allah memanggil beliau untuk menjadi tamunya di Tanah Suci tahun ini,” kata Fahmi.

Zaenudin termasuk dalam kelompok jamaah haji (kloter) pertama embarkasi Lombok Barat. Rencananya, akan memasuki Asrama Haji Mataram pada tanggal 1 Mei mendatang dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji pada tanggal 2 Mei.

Zaenudin ini menjadi cerminan semangat pantang menyerah dan keyakinan akan kuasa Tuhan. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia mampu mewujudkan impiannya untuk menunaikan rukun Islam kelima. Kegigihannya menabung sedikit demi sedikit selama hampir dua dekade patut dijadikan inspirasi bagi banyak orang, bahwa dengan niat yang kuat dan usaha yang tak kenal lelah, setiap impian bisa menjadi kenyataan. Perjalanan Zaenudin menuju Tanah Suci juga menjadi pengingat akan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam meraih tujuan. Penantian panjang yang sempat diwarnai ketidakpastian tidak lantas membuatnya putus asa. Justru, hal itu semakin memacu semangatnya untuk terus bekerja dan berdoa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button