Prodia Gelar Seminar Nasional Mengenal Lebih Dalam Penyakit Lupus
Mataram (netlombok)-
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyelenggarakan seminar nasional tentang penyakit autoimmune, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai penyakit lupus
Seminar nasional sebagai rangkaian dari HUT ke-50 ini salah satunya diselenggarakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat selama dua hari, tanggal 26-27 Agustus 2023 di Hotel Golden Palace, Kota Mataram.
Hari pertama, kegiatan seminar dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) bersama 200 peserta dari Dokter Umum, Dokter Internis, dan Dokter Patologi Klinik, didukung oleh beberapa sponsor yang terlibat.
Dengan tema “Autoimmune Update : Biomarker Interpretation, Clinical Feature and Treatment”, seminar ini memberikan informasi terkini mengenai management penyakit autoimun, serta mengetahui pemanfaatan Vitamin D untuk pasien autoimun, dan juga update pemeriksaan laboratorium terkini terkait autoimun.
Seminar di Kota Mataram ini terasa begitu spesial hadirnya narasumber-narasumber dari luar provinsi NTB yang tentunya sudah sangat berpengalaman dalam tatalaksana penyakit autoimun. Diantaranya, dokter penyakit dalam konsultan rheumatologi dari Denpasar dr. Gede Kambayana, Sp.PD-KR, FINASIM yang berbicara tentang Autoimmune Spectrum, Focus on Diagnosis and Management of SLE.
Narasumber kedua, Dr. dr. C. Rinaldi Lesmana, SpPD – KGEH, memaparkan materi tentang Autoimmune Liver Disease. Pembicara ketiga adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam dari Kota Mataram yang berpengalaman terhadap bidang autoimun, dr. IGN Ommy Agustriadi, SpPD yang membawakan materi tentang Emerging Role of Vitamine D in Autoimune Disease.
Seminar hari pertama ini ditutup dengan materi Laboratory Aspect of Autoimune yang dibawakan oleh Gianni Yosephine, S.Si, M.Farm selaku Product Lead Prodia.
Melalui seminar ini, diharapkan dokter yang hadir dapat memahami informasi spektrum dari penyakit autoimun, sehingga dapat lebih baik dalam diagnosis dan tatalaksana pasien autoimun. Prodia berharap para hadirin peserta seminar dapat memahami pentingnya peranan Vitamin D dalam tatalaksana pasien autoimun serta pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium apa saja yang dapat digunakan guna mendukung skrining, diagnosis, dan monitoring terapi dari pasien autoimun.
Seminar ini berjalan dengan sukses, lancar dan interaktif, serta menjadi media diskusi dan berbagi pengalaman bagi para dokter.
Pada hari kedua, seminar diselenggarakan bagi masyarakat umum. Seminar nasional ini juga menjadi salah satu kesempatan bagi Prodia mengajak pelanggan dan masyarakat umum untuk secara aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan dan mengenal kondisi tubuh sendiri.
Dengan tema ‘Autoimun : Pahami Sebelum Terlambat’ Prodia mengundang dr. IGN Ommy Agustriadi, SpPD dan Gianni Yosephine, S.Si., M.Farm sebagai narasumber dan juga dr. Ety Retno Setyowati, SpPK. M. Kes., MARS selaku dokter penanggungjawab laboratorium Prodia Mataram sebagai moderator seminar.
Selain mendapatkan pengetahuan mengenai autoimun, peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan voucher free pemeriksaan kolesterol total, asam urat, dan juga voucher special price paket MCU Healthy Prodia.
Pada seminar ini Prodia Mataram juga mengundang perwakilan dari Bale Kupu atau kumunitas penderita lupus (ODAPUS) di lombok, yang sekaligus memberikan testimoni sebelum sesi ilmiah dimulai.
Dalam kesempatan ini dr. IGN Ommy Agustriadi, SpPD sebagai pembicara utama yang membawakan tema “Pahami Autoimun Sebelum Terlambat” menjelaskan tentang gejala-gejala autoimun, penyebab autoimun, bagaimana cara deteksi dini dan juga apa yang perlu kita lakukan jika kita mengalami gejala autouimun.
Kemudian dilanjutkan oleh narasaumber kedua Gianni Yosephine, S.Si., M.Farm selaku Product Lead Prodia yang menjelaskan tentang pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium terkait autoimun baik dari aspek screening, monitoring, maupun diagnosis.
Gianni Yosephine juga menambahkan informasi tentang pengembangan pemeriksaan genomik di Prodia yang salah satunya adalah IMMUNErisk yang mampu mendeteksi 7 (tujuh) jenis penyakit terkait imun yang sering terjadi di masyarakat.
Acara ini mendapatkan kesan positif dari peserta, hal ini dibuktikan dengan antusias peserta yang memberikan pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif.
Branch Manager Prodia Mataram, Vidya Trisnawati, S. Farm.,Apt menyampaikan sebagai rangkaian ulang tahun ke-50, Prodia menggelar seminar tentang Kesehatan di 50 kota di Indonesia, salah satunya di Kota Mataram, NTB.
Autoimmune adalah penyakit yang perlu difahami lebih dalam oleh seluruh lapisan masyarakat. Meskipun penderitanya tak sebanyak penyakit lain seperti diabetes, dan tekanan darah tinggi, namun fenomenanya seperti gunung es.
“Penyakit ini taunya penderitanya tiba-tiba meninggal. Tidak dilakukan deteksi dini. Padahal, dengan deteksi dini, ada upaya pencegahan dan pengendalian bisa dilakukan sebelum dampaknya serius. Ini yang perlu kita fahami bersama lebih dalam,” ujarnya.
Vidya mengatakan, deteksi dini bisa dilakukan di Prodia, baik untuk screening, diagnose, maupun prediksi berdasarkan genetik. Saat ini sudah ada enam cabang layanan Prodia di NTB. Di Kota Mataram, di Praya Lombok Tengah, di Selong Lombok Timur, di Sumbawa Besar, di Dompu, dan di Kota Bima.(DLN)



