Oknum Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Diduga Perkosa Santrinya

Lombok (netlombok)-
Seorang oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Lombok Timur dilaporkan, dengan dugaan melakukan kekerasan seksual kepada seorang santriwati di lingkungan ponpes.
Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada korban dan terlapor terkait laporan itu.
“Baru korban dan pelapor di periksa. Masih didalami rencana mau periksa ulang korban dulu,” ujar Nicolas Oesman, Selasa (11/4/2023).
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dugaan pelecehan seksual oknum pimpinan Ponpes terhadap santrinya. Berawal dari korban menceritakan kepada orang tuanya perbuatan tidak senonoh dilakukan terlapor. Keluarga korban tidak menerima tindakan tersebut, sehingga melaporkan terlapor ke Polres Lombok Timur.
Bahkan kejadian tersebut tidak dilakukan sekali, karena berada dibawah ancaman, hingga akhirnya korban tidak menceritakan perbuatan senonoh terlapor. Diduga terlapor melakukan kekerasan seksual tersebut ketika kondisi Ponpes dalam keadaan sepi.
“Manfaatkan situasi saat sepi,” katanya.
Sedangkan untuk terlapor oknum pimpinan ponpes sampai saat ini belum dilakukan pemanggilan ataupun pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Sementara masih melakukan pemeriksaan terhadap korban.
“Pimpinan ponpes belum dipanggil masih diperiksa korban nanti kalau ada kami akan informasi kan,” jelasnya. (MYG)



