Pariwisata

Ayom Suite Mataram, Rasakan Perbedaan dengan Hotel Lain

Lombok (netlombok)-

Ayom Suite Mataram diresmikan, Selasa (23/5/2023).

Ayom Suite Mataram ada di Jl. Gili Asahan No.2, Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Lokasinya di gang pertama sebelah kiri di arah selatan dari tugu pesawat di depan eks Bandara Selaparang.

Bagi siapapun yang menginginkan kenyamanan, ketenangan, pribadi, keluarga maupun Exclusive Private Meeting. Ayom Suite Mataram bisa jadi pilihan.

General Manager Ayom Suite Mataram,  Dayu Apriawati menjelaskan, hotel ini adalah bagian dari Ayom Group yang baru dikembangkan di Mataram, Lombok. Ayom Suite menyediakan tempat yang betul-betul nyaman dengan konsep personalize service. Sesuai kebutuhan yang paling diharapkan tamu.

Ada 13 kamar di hotel ini. Dengan 3 tipe. Ada 5 kamar studio suite, 7 club suite (dilengkapi private garden di belakang kamar), dan 1 royal suite. Sementara untuk resto dibuka untuk publik dengan kapasitas 30 orang.

Studio Suite dengan pemandangan kolam renang adalah pilihan sempurna bagi tamu dengan keluarga. Kamar-kamar in memberikan suasana santai dan rehat sejenak kesibukan rutin.

Sementara Club Suite dirancang untuk menyediakan kesan terbaik, menggabungkan ketenangan alam, kenyamanan menyuguhkan pengalaman yang tak terlupakan. Taman kecil yang private, dan bathtub yang dekat dengan alam menciptakan suasana ketenangan.

Sementara Royal Suite, yang menampilkan kolam berendam pribadi, ruang tamu yang luas, dan ruang makan yang nyaman, menyempurnakan liburan bersama sahabat atau keluarga. Dilengkapi dengan meeting room yang berkapasitas 12 orang melengkapi fasilitas dari Ayom Suite. 

“Semua aktivitas dilakukan melalui reservation, Karena kita sangat menjaga kenyamanan dan privasi tamu-tamu yang datang kesini,” ujarnya. 

Ditambahkan, sebelum tamu check in, tim Ayom Suite Mataram akan melakukan observasi ke tamu. Untuk melihat apa yang akan menjadi kebutuhan tamu saat tinggal, hingga check out. Dengan konsep rumah sendiri, saat tamu di hotel dilayani seperti kebiasaan di rumah sendiri. Misalnya, tamu yang biasanya bangun siang, tidak diatur waktunya sarapan. Kapan saja, tergantung tamu.

“Kita menjunjung privasi tamu, mereka capek, mereka bangun jam 1 atau jam 2 siang, kemudian mau sarapan, silakan. Kemudian saat sebelum check in, ada gak sih tamu-tamu yang tidak suka makan daging, sehingga saat kita sajikan menu selama di hotel, sudah sesuai dengan kebutuhan mereka kita siapkan,” demikian Dayu.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button