Headline

Pornografi Bisa Bikin Otak Rusak, Paling Sulit Diobati

Mataram (netlombok) –

Bicara, mendengar, atau menonton sesuatu yang berbau pornografi biasanya sangat sensitive bagi semua orang pada umumnya. Wajar, sangat manusiawi. Namun lain halnya, jika pornografi malah bikin ketagihan, atau kecanduan.

Dampaknya sangat mengkhawatirkan. Benarkah?

Sebagaimana kisah yang dialami Billie Eilish, penyanyi peraih piala Grammy Awards yang mengaku kecanduan pornografi. Ia mengaku otaknya rusak karena kecanduan tersebut. Dan kerap kali mengalami mimpi buruk.

Dikutif dari detikhot, Billie Eilish  mengaku sering menonton film porno sejak usia 11 tahun. “Pornografi benar-benar menghancurkan otak saya dan saya merasa sangat hancur karena saya terpapar begitu banyak konten seperti itu,” ujarnya.

Kecanduan pornografi adalah kecanduan yang paling sulit untuk diobati, karena kecanduan ini menyerang ‘jantung’ manusia. Hal ini karena seksualitas merupakan pendorong utama dari kepentingan manusia.

“Pornografi adalah racun yang sempurna,” ujar Gordon S. Bruin M.A., L.P.C, pendiri dan presiden InnerGold Counseling Services Inc.

Pada dasarnya, satu-satunya perbedaan antara kecanduan narkoba, seperti heroin atau kokain dengan pornografi adalah cara memasuki sistem. Otak merespons informasi yang diterima melalui mata lebih cepat ketimbang dari sumber lain.

Informasi visual diproses di sistem limbik dalam waktu nanodetik (sepuluh pangkat minus sembilan detik). Inilah sebabnya mengapa kecanduan pornografi menjadi masalah besar.

Informasi visual diproses lebih cepat daripada informasi indera yang lain, bahkan respons heroin atau kokain sekalipun jauh lebih lambat.(DLN)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button