Tanam Serentak Nasional 2024, Kementerian LHK Tanam Pohon di Lombok Tengah
Lombok Tengah (netlombok)-
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan penanaman sebanyak 300 batang pohon di areal seluas 1 hektar di Kebun Bibit Rakyat di Desa Persiapan Nandus, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (14/1/2024).
Kegiatan penanaman ini terintegrasi dengan penanaman serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Presiden Republik Indonesia di Provinsi Banten.
Pada tahun 2023 masyarakat (Kelompok Tani Setia Kawan) telah melaksanakan kegiatan Kebun Bibit Rakyat untuk memproduksi bibit sebanyak 30.000 batang dengan jenis tanaman Gmelina, Sengon, Kemiri, Lamtoro, Kaliandra dan Nangka yang akan ditanam pada lokasi lahan milik masyarakat yang tidak jauh dari lokasi mereka seluas ± 25 Ha dengan jumlah anggota petani hutan sebanyak 22 Orang anggota.
Lokasi penanaman merupakan areal lahan kritis di lahan masyarakat yang menjadi target pemerintah dalam upaya pemulihan kualitas lingkungan hidup.
Staf Ahli Menteri Bidang Energi, Haruni Krisnawati, dalam sambutannya mewakili Menteri LHK Siti Nurbaya menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari kegiatan penanaman pohon nasional yang telah dilakukan pada tanggal 30 Desember 2023 dan sekaligus melaksanakan arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk terus melakukan penanaman pohon di sepanjang musim penghujan 2023/2024.
Bibit yang ditanam berupa jenis bibit kayu-kayuan dan bibit buah MPTS yang berasal dari persemaian permanen dan pusat persemaian yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Penanaman ini dilakukan bersama dengan pejabat pusat dan daerah, masyarakat dan generasi muda.
Haruni Krisnawati menyampaikan, maksud kegiatan penanaman pohon ini untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, memulihkan kualitas lingkungan dan mempercepat rehabilitasi hutan dan lahan.
Tujuannya, dengan menanam pohon-pohon yang menjadi pilihan masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan Kelompok Tani Hutan sehingga dapat menumbuhkan perekonomian di tingkat lokal maupun regional.
Haruni juga menyampaikan, setelah melakukan penanaman akan dilakukan pemeliharaan dan monitoring pertumbuhannya sehingga selain peningkatan tutupan lahan juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili Kepala Dinas ESDM, H. Sahdan mengutarakan, kegiatan penanaman ini diharapkan akan memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan stok karbon di NTB.
Sementara itu, Direktur Perbenihan Tanaman Hutan yang turut hadir pada acara penanaman menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga akan melanjutkan kegiatan penanaman di seluruh lokasi areal rehabilitasi hutan dan lahan yang telah ditetapkan. Hal ini sekaligus sebagai langkah nyata untuk terus melakukan penanaman pohon bersama seluruh elemen masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Tidak hanya Pemerintah Pusat dan Daerah saja yang ikut gerakan menanam akan tetapi juga dari unsur TNI dan POLRI, tokoh masyarakat, generasi muda Pramuka dan Green Ambassador, serta Kelompok Tani Hutan beserta masyarakat sekitar.(DLN)



