Ramai Wisatawan Eropa ke Museum NTB, Pelajari Sejarah dan Budaya Lombok
Mataram (netlombok)-
Wisatawan dari Eropa ramai mengungjungi Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kehadiran bule – bule Eropa ini adalah untuk mempelajari tentang Sejarah dan budaya yang ada di Lombok.
Selama November 2023 saja, tercatat sebanyak 140 wisatawan dari Eropa datang ke Museum NTB . Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam mengatakan, saat ini pihaknya berupaya untuk melakukan peningkatkan fasilitas agar dapat memberikan kenyamanan ketika wisatawan berkunjung.
Selain itu, Museum NTB akan memaksimalkan berbagai koleksi yang dimiliki untuk dipamerkan. Hal ini sebagai upaya menjadikan Museum NTB sebagai pusat informasi kebudayaan yang mendunia.
Menurut Nuralam, banyak wisatawan mancanegara yang baru mengetahui bahwa NTB tidak hanya Lombok, namun ada pula Pulau Sumbawa yang juga sangat kaya dengan sejarah.
“Rata rata mereka memperkirakan bahwa
Hindu hanya ada di Bali. Ini menarik bagi mereka dan di Museum menampilkan keberagamaan atau heterogen budaya NTB. Aada tiga suku besar dan banyak lagi suku-suku yang membentuk beragam kebudayaan di NTB,” katanya.
Ia menuturkan, kesan mereka setelah melihat Museum NTB bahwa budaya NTB Beragam. Museum NTB bersih dan rapi. Informatif dan pemandi serta karyawan ramah ramah,” katanya.
Tamu mancanegara yang mengunjungi Museum NTB banyak yang dari kapal pesiar. Mereka datang ke sini untuk melihat jejak jejak masa lampau Lombok dan Sumbawa melalui koleksi-koleksi yang tersimpan di Museum.
“Ini baru datang ada 200 rombongan wisatawan dari kapal pesiar yang singgah di Musuem Negeri NTB. Mereka kebanyakan wisatawan dari Jerman karena musim dingin dan mereka berlayar ke Indonesia dari Singapura selama empat minggu. Salah satu destinasi wisata yang mereka kunjungi adalah Museum Negeri NTB,” tuturnya.
Dengan koleksi mencapai 7.000 buah berupa koleksi sejarah, biologi, geologi, arkeologi, budaya, dan keramik, Museum Negeri merupakan museum terlengkap di wilayah NTB.
Museum yang diresmikan tahun 1982 ini dikelola dengan sangat apik. Penempatan barang koleksi yang sesuai ruangan membuat para pengunjung dengan nyaman menikmati koleksi-koleksi yang ditampilkan. Ditambah dengan suhu yang pas, kondisi koleksi museum pun terjaga dengan baik.(DLN)



