Pergatian Tahun, Lonjakan Penumpang Diperkirakan 29 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024
Mataram (netlombok)-
Armada transportasi di Nusa Tenggara Barat dipastikan siap menghadapi lonjakan penumpang saat momen libur pergantian tahun 2023 ke 2024 yang tinggal beberapa hari lagi.
Hal ini ditegaskan saat digelarnya rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder perhubungan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Kamis (28/12/2023)
Dalam kesempatan ini, Kepala BPTD NTB, Ellis Simbolon menyampaikan, prediksi terjadinya lonjakan penumpang pada 29 Desember 2023 dan arus baliknya pada 2 Januari 2024. Lhasil pemantauan ini rutin dilaksanakan ke Kementerian Perhubungan. Bahkan pada momentum jelang Natal 2023.
Ellis mengatakan, hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol dalam lalu lintas perhubungan di NTB. Terutama soal informasi penumpungan angkutan saat menyeberang setelah diberlakukan tiket online di Selat Sape.
“Sampai hari ini tidak ada laporan terkait antrean itu, kedua soal antisipasi cuaca. Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG. Imbauan pimpinan, kalau terjadi cuaca ekstrem, kami juga tidak memberangkatkan kapal sebagai salah satu SOP angkutan penyeberangan,” tambahnya.
Begitu juga kesiapan prasarana. Terminal di Mandalika, jembatan timbang tetap dioperasikan. Demikian juga di pelabuhan penyeberangan, di Lembar, kayangan-poto tano. Selain itu, tambah Ellis, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang penyeberangan dari Jawa Timur, sudah disiapkan 5 kapal yang beroperasi masuk ke Pelabuhan Lembar.
“Tapi intinya belum ada lonjakan pergerakan penumpang. Masih cukup landai sampai pada hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, dari sisi angkutan daratnya, Organda NTB menyampaikan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ada 1.705 member Organda yang sudah menyiapkan armadanya. Seluruh member ini dipastikan sudah memenuhi ketentuan-ketentuan untuk laik jalan. Misalnya ram cek kendaraan, dan asuransi.
Begitu juga dari Jasa Raharja NTB dilaporkan, seluruh petugas Jasa Raharja di Kabupaten/Kota sudah disiagakan untuk memberikan layanan tercepat jika terjadi kecelakaan di jalan. Saat ini Jasa Raharja NTB sudah bekerjasama dengan 36 rumah sakit negeri dan swasta yang dapat dijadikan sebagai rujukan penanganan medis kepada korban lakalantas.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H.L. Moh. Faozal sendiri menegaskan, seluruh stakeholder perhubungan di Nusa Tenggara Barat, kecuali angkutan udara, sudah dipastikan siap menganatisipasi lonjakan penumpang sejak Natal 2023, hingga Tahun Baru 2024.
Selain kesiapan secara teknis, non teknis juga dipastikan kesiapan pelayanan kepada penumpang. Pengemudi-pengemudi angkutan dilakukan tes urine untuk memastikannya tidak mengonsumsi barang-barang terlarang.
“Kita akan koordinasi dengan BNN untuk melakukan tes urine kepada pengemudi angkutan,” imbuhnya.
Dalam hal ini, BPTD NTB juga sudah bekerjasama dengan BNN NTB untuk melakukan tes urine kepada pengemudi. Tes urine sudah dilakukan sejak kemarin.
Faozal juga menegaskan, pada momen natal 2023 dan pergantian tahun ke 2024, tidak ada kenaikan tarif angkutan seperti halnya jasa-jasa lain.
“Untuk menaikkan tarif angkutan ada aturannya. Kalau ada yang menaikkan tarif angkutan, laporkan, bila perlu kita cabut izinnya,” demikian Faozal.
Untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran transportasi, Faozal juga mengatakan membentuk posko di titik-titik strategis. Termasuk posko yang bekerjasama dengan aparat lainnya.(DLN)



