BusinessEkonomiFotoHeadline

BI NTB Siapkan Rp3,3 T untuk Ramadan 2026, 85 Titik Penukaran Dibuka

Mataram, NETLOMBOK – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan uang tunai Rp3,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kebutuhan uang di NTB diproyeksikan mencapai Rp3,07 triliun atau melonjak 27,48 persen dibandingkan tahun lalu. Layanan penukaran akan dibuka di 85 titik perbankan serta kas keliling hingga wilayah 3T.

Peluncuran program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 1447 H digelar pada 19 Februari 2026 dan dipimpin Pelaksana Harian Sekda NTB Lalu M. Faozal bersama Kepala Perwakilan BI NTB Hario Kartiko Pamungkas. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama layanan penukaran uang dengan perbankan se-NTB.

Kepala Perwakilan BI NTB Hario K. Pamungkas mengatakan, secara nasional proyeksi kebutuhan uang selama Ramadan dan Idulfitri 2026 mencapai Rp185,6 triliun, naik 15,1 persen dari realisasi tahun lalu Rp161 triliun. “Sementara di NTB diperkirakan Rp3,07 triliun. Untuk mengantisipasi lonjakan itu, kami telah menyiapkan Rp3,3 triliun,” ujarnya.

Menurut Hario, peningkatan kebutuhan uang dipicu sejumlah faktor. Di antaranya pembayaran gaji dan tunjangan hari raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, dan pegawai swasta, pencairan bantuan sosial, serta meningkatnya mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan selama libur panjang.

Ia menegaskan, BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup, pecahan sesuai, tepat waktu, dan layak edar. Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis NTB yang memiliki tantangan wilayah kepulauan, cuaca, serta jalur distribusi yang tidak selalu mudah dijangkau.

Untuk menjamin pemerataan, BI bersama perbankan membuka layanan penukaran di 85 titik kantor bank pada 27 Februari 2026 dan 12 Maret 2026. Selain itu, layanan kas keliling akan menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) serta daerah yang minim akses perbankan. Penukaran bersama BI dan perbankan juga dipusatkan di halaman parkir Islamic Center Mataram pada 9–12 Maret 2026.

Masyarakat yang ingin menukar uang diwajibkan mendaftar secara daring melalui situs pintar.bi.go.id. Pendaftaran dibagi dalam dua termin, yakni 14–27 Februari 2026 dan 2–12 Maret 2026. BI menyiapkan paket pecahan dengan mempertimbangkan aspek kewajaran dan pemerataan agar layanan lebih tertib.

Pelaksana Harian Sekda NTB Lalu M. Faozal mengapresiasi kolaborasi BI dan perbankan di 10 kabupaten/kota. Menurutnya, komitmen bersama ini menjadi jaminan layanan penukaran uang berjalan aman dan merata. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menukar uang di tempat ilegal yang berisiko menerima uang palsu atau nominal tidak sesuai.

Selain layanan penukaran, BI mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” dalam SERAMBI tahun ini. Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenali keaslian uang, merawat rupiah, dan berbelanja secara bijak.

Dengan langkah tersebut, BI NTB berharap kebutuhan uang selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi secara aman, lancar, dan merata, sekaligus menjaga stabilitas sistem pembayaran di daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button