
Lombok Barat, Netlombok – Deru mesin memang tak terdengar, namun ketegangan dan keseruan terasa nyata. Sejumlah mobil kecil berwarna mencolok tampak merayap perlahan menaklukkan bebatuan, jembatan dari ranting pohon, hingga lintasan air dangkal di alam terbuka Lombok Barat. Inilah aktivitas Komunitas RC Adventure Lombok, kelompok pecinta mobil remote control (RC) adventure yang kian eksis di Nusa Tenggara Barat.
Komunitas ini rutin menggelar kegiatan trailing RC di alam terbuka dengan memanfaatkan medan alami seperti tanah berbatu, sungai kecil, tanjakan terjal, hingga turunan ekstrem. Setiap lintasan disusun untuk menantang ketelitian dan kesabaran pengendali, menyerupai sensasi offroad sungguhan, namun dalam skala mini.
Keseruan semakin terasa ketika salah satu mobil RC gagal melewati rintangan. Mobil yang terjatuh atau terguling kerap memancing gelak tawa para anggota. Alih-alih kecewa, suasana justru semakin cair dengan sorakan penyemangat dan upaya mencoba kembali hingga berhasil.
Ketua Komunitas RC Adventure Lombok, Artha, menjelaskan bahwa hobi ini dikenal dengan sebutan RC adventure atau remote control adventure. Mobil RC yang digunakan umumnya berskala 1:10, dengan desain dan karakter menyerupai mobil offroad asli.
“RC yang kita mainkan sekarang skala satu banding sepuluh dari mobil aslinya. Konsepnya memang mengikuti mobil offroad sungguhan,” ujar Artha saat ditemui di sela kegiatan trailing, Sabtu (10/1).
Menurutnya, aktivitas RC adventure bukan sekadar permainan, melainkan simulasi tantangan offroad nyata. Para anggota sengaja mencari jalur ekstrem untuk menguji kemampuan mobil RC sekaligus keterampilan pengendali dalam membaca medan.
“Kita trailing bareng, cari jalur batu, main sungai, lumpur, tanah. Intinya offroad, tapi dalam versi mini. Ini murni hobi buat kesenangan,” katanya.
Saat ini, Komunitas RC Adventure Lombok memiliki sekitar 15 hingga 20 anggota aktif. Usia komunitas ini juga terbilang matang. Artha menyebut, aktivitas RC adventure di Lombok sudah berjalan sekitar dua hingga tiga tahun, berawal dari ketertarikan anggota pada berbagai jenis RC sebelum akhirnya fokus pada skala 1:10.
“Awalnya teman-teman main RC skala lain. Lama-lama berkembang ke satu persepuluh karena lebih realistis dan menantang,” jelasnya.
Lebih dari sekadar menyalurkan hobi, RC adventure menjadi sarana silaturahmi dan rekreasi akhir pekan. Usai mencoba lintasan, para anggota biasanya berkumpul santai, berbagi cerita keseharian, berdiskusi soal teknis kendaraan RC, hingga merencanakan jalur selanjutnya.
Aktivitas ini juga dinilai memiliki nilai positif karena mendorong kegiatan luar ruang, kreativitas dalam merancang lintasan, serta memperkuat kebersamaan. Dengan memanfaatkan alam secara sederhana tanpa merusak lingkungan, komunitas ini menunjukkan bahwa hiburan tidak selalu harus mahal atau eksklusif.
Ke depan, Komunitas RC Adventure Lombok berharap semakin banyak masyarakat mengenal RC adventure sebagai hobi alternatif yang menyenangkan dan menantang. Di tengah dominasi aktivitas digital, permainan sederhana di alam terbuka justru mampu menghadirkan tawa, tantangan, dan rasa kekeluargaan yang kuat.



