News

BBPOM di Mataram Edukasi 1.048 Siswa Baru di Kota Mataram: Kampanyekan Pangan Aman dan Gizi Seimbang Sejak Dini

Mataram (netlombok.com)-

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram terus memperkuat literasi keamanan pangan di kalangan generasi muda. Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tahun ajaran 2025/2026, BBPOM hadir memberikan edukasi kepada total 1.048 siswa baru dari tiga jenjang pendidikan di Kota Mataram: SD, SMP, dan MA.

Edukasi dimulai dari jenjang sekolah dasar, dengan 134 siswa baru SD IT Anak Sholeh Mataram yang mengikuti kegiatan bertema “Menjaga Kesehatan Tubuh, Makanan dan Minuman Sehat Bergizi”. Petugas BBPOM, Rosita Mardiani mengenalkan ciri-ciri pangan tidak aman dan pentingnya memilih jajanan sehat secara interaktif. Kegiatan juga dilengkapi pembentukan Tim Keamanan Pangan Junior, yaitu kelompok siswa yang akan menjadi duta keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Di tingkat menengah pertama, sebanyak 376 siswa baru SMPN 15 Mataram mengikuti penyuluhan bertajuk “Kenali Pangan Aman Sejak Dini”. Materi disampaikan melalui metode visual dan praktik langsung, termasuk display pangan mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow. Suasana makin semarak dengan kuis interaktif berhadiah yang dipandu oleh pemateri Wayan Krisnayanti membuat siswa aktif bertanya dan menjawab. Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas kontribusi BBPOM dalam mendukung pembentukan karakter sehat sejak dini.

Pada hari terakhir, 538 peserta MATSAMA MAN 2 Kota Mataram mengikuti talkshow yang disiarkan langsung oleh RRI Mataram. Baiq Suriati sebagai pembicara dari BBPOM di Mataram mengangkat isu pangan aman dan gizi seimbang, sementara dr. Jumiarni, Sp.KJ, dari RSJ Mutiara Sukma membahas dampak bullying terhadap kesehatan mental remaja. Kegiatan diakhiri dengan deklarasi bersama anti narkoba, kekerasan, bullying, intoleransi, dan dukungan terhadap gerakan konsumsi jajanan anak sekolah yang aman.

Selain penyuluhan, BBPOM di Mataram juga membuka stand edukasi yang menampilkan produk hasil pengawasan tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya. Stand ini mendapat perhatian besar dari siswa maupun guru yang aktif berkonsultasi tentang kosmetik, obat tradisional, hingga pangan olahan. Melalui rangkaian kegiatan ini, BBPOM di Mataram berharap kesadaran akan pentingnya pangan aman dan hidup sehat dapat tumbuh kuat sejak usia dini, menciptakan generasi muda yang cerdas dan berdaya.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button