Industri Fesyen NTB Jajaki Peluang Pasar ke Malaysia
Lombok (netlombok)-
NTB akan jajaki peluang pasar industri feysen NTB ke Malayasia. Karena di negeri Jiran tersebut tersedia Nusantara Feysen House yang menyediakan baju-baju Indonesia. Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) NTB akan ke Malaysia mengecek peluang pasar industri feysen NTB dan turunannya.
Industri feysen di NTB, tidak kalah dengan industri feysen lainnya. Apalagi NTB dikenal dengan produk tenunnya, mulai dari kain, baju, hingga produk turun tenun lainnya. Tentunya ini menjadi peluang besar memasarkan produk industri feysen dan turunannya di pasar global.
“Jadi hasil industri fesyen kita yang sudah ada ini kita harus pasarkan, disini sudah. Tinggal kita mau coba pasar luar negeri, disana kebetulan muslim feysennya masuk dengan kita,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Jumat (11/5/2023).
Nantinya pemda NTB melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian juga akan melakukan promosi disana. Dengan membawa beberapa sampel atau contoh hasil dari industri feysen yang di NTB, sehingga dapat dilihat minat pasarnya disana seperti apa untuk hasil industri feysen NTB serta turunannya.
“Kami sudah janjian juga dengan Atase Perdagangan di Malaysia. Jadi kita akan pelajari, karena PR atau rencana Dinas Perdagangan, kita mencoba telurusi pasar baru yang direct flight langsung dengan Lombok, seperti Malaysia dan Singapura,” terangnya.
Namun untuk uji coba pertama ini akan dilakukan di negeri Jiran terlebi dulu, baru kemudian Singapura nantinya. Sedangkan untuk Australia masih terbilang sulit untuk barang-barang NTB masuk. Sehingga yang dicoba saat ini Malayasia dan Singapura saja.
“Nah ini peluang pasarnya mau kita cek, kalau Australia kita sampingkan dulu,” ujarnya.
Menurutnya pasar Malaysia sangat menjanjikan untuk memasarkan produk industri feysen NTB. Karena pontensinya yang cukup besar, namun masih harus mengecek kembali apa saja persyaratannya agar produk-produk NTB bisa masuk ke Malaysia.
“Contoh saja, harga cabai disana tinggi sekali. Daripada kita kirim ke Batam, kenapa kita tidak coba direct langsung ke Malaysia cabai itu. Begitu juga dengan produk lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, ketika kunjungan ke Malaysia, NTB akan memberapa sampel produk NTB. Sementara yang akan dibawa produk ekraf atau kerajinan. Untuk produk lainnya akan menyusul. Tak hanya itu saja, NTB juga bakal mempromosikan beberapa event yang diselenggarakan di NTB.
“Kita bawa ekraf dulu, sekaligus kami promosi untuk event LIMOFF sama MXGP,” pungkasnya. (MYG)



