Headline

Suhu Dingin Mulai Memasuki Wilayah NTB, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kemarau

Lombok (netlombok)-

Aliran massa udara wilayah Indonesia umumnya didominasi angin timuran. Kondisi angin timuran sudah mendominasi wilayah Indonesia pada bulan Mei 2023. Anomali suhu muka laut di wilayah perairan  Indonesia umumnya menunjukkan kondisi lebih hangat (+0.2°C).

Wilayah Bali-Nusa Tenggara anomali suhu muka laut menunjuukan kondisi lebih dinin (-0.25 s/d-0.5°C). Pada dasarian I Juni 2023 (01 – 10 Juni 2023) diprakirakan peluang curah hujan <20 mm/dasarian dengan probabilitas >90% terjadi di beberapa wilayah NTB seperti Kabupaten Lombok Tengah bagian Selatan, Kabupaten Lombok Utara bagian Barat, Kabupaten Sumbawa Bagian Timur, Kabupaten Dompu, Kabupaten dan Kota Bima.

Dijelaskan Afriyas Ulfah dan Ni Made Adi Purwaningsih dari BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat,  peluang curah hujan <20 Peluang Curah Hujan dengan intensitas 50 – 100 mm/dasarian merata di seluruh wilayah NTB dengan peluang <10%.

Peringatan dini kekeringan meteorologis pada level SIAGA terdapat di Kabuoaten Lombok Tengah, (Kecamatan Janapria), Kabupaten Lombok Utara yaitu di wilayah Kecamatan Bayan), Kabupaten Lombok Timur (Kecamatan Sakra Barat, Sambelia, dan Terara), Kabupaten Sumbawa (Kecamatan Batulanteh dan Lape), Kabupaten Dompu (Kecamtaan Pajo), Kabupaten Bima (Kecamatan Lambu, Madapangga, Sape, dan Wawo).

Sedangkan peringatan dini kekeringan meteorologis pada level WASPADA terdapat di Kabupaten Lombok Tengah (Kecamatan Batukliang, Praya, dan Praya Barat), Kabupaten Lombok Timur (Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sembalun dan Sikur), Kabupaten Sumbawa (Kecamatan Alas, Labangka, Labuhan Badas, Plampang, Rhee, dan Utan), Kabupaten Dompu (Kecamatan Dompu, Huu, Kempo, dan Kilo), Kabupaten Bima (Kecamatan Bolo, Donggo, Parado, Sanggar, dan Soromandi), Kota Bima (Kecamatan Raba dan Rasanae Timur)

Di periode musim kemarau ini masyarakat perlu tetap mewaspadai adanya potensi kekeringan yang mungkin akan terjadi di beberapa waktu kedepan. Masyarakat NTB dihimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif dan efisien.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan penampungan air seperti embung, wadung, atau penampungan air hujan lainnya guna mengantisipasi musim kemarau yang sudah memasuki wilayah NTB khususnya di wilayah-wilayah yang sering terjadi kekeringan.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button