Headline

Nyaleg di Kecamatan Sekarbela, Lalu Wahidin Mundur dari Kaling

Lombok (netlombok)-


Lalu Wahidin memutuskan sikap untuk mundur sebagai Kepala Lingkungan (Kaling) Ansor, Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Keputusan mundur sebagai Kaling ini setelah Lalu Wahidin dan keluarga beserta tim memantabkan niat untuk memperjuangkan hal yang lebih besar melalui ikhtiar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Perindo.


Hampir dua tahun menjabat sebagai Kaling Ansor, Lalu Wahidin sepertinya sudah memiliki tempat dihati masyarakat di lingkungannya. Saat digelar musyawarah ditingkat lingkungan yang dihadiri unsur RT, tokoh agama, tokoh masyarakat dari dua perumahan besar didalam lingkup lingkungan Anshor, yaitu perumahan Elit Kota Mataram dan Perumahan Royal Mataram, keputusan mundur sebagai Kaling Anshor ini sangat disayangkan.

Karena keputusan ini diinformasikan sangat dadakan, selain itu, kepemimpinan singkat Lalu Wahidin dirasakan sudah  mampu dan terbukti menyatukan seluruh elemen dan kepentingan masyarakat di Lingkungan Anshor.


“Keputusan ini sangat kita sayangkan, karena sudah kita rasakan kepemimpinan pak Kaling (Lalu Wahidin),” ucap Lalu Kholil, Ketua RT 03.


Musyawarah lingkungan yang dilaksanakan Sabtu malam, 8 Juli 2023 di sekretariat lingkungan Anshor berlangsung kondusif, khidmad dan penuh kekeluargaan. Mencerminkan kuatnya persatuan 14 RT di dua perumahan besar di Lingkungan Anshor yang telah dibangun Lalu Wahidin.

Meski sangat berat Lalu Wahidin dilepas mengundurkan diri sebagai kepala lingkungan, forum sepakat dan satu hati untuk melaksanakan amanat Peraturan  Walikota Mataram Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Mekanisme Tata Cara Pembentukan Lingkungan dan Rukun Tetangga.


Didalam pasalnya diatur,  pengganti kepala lingkungan adalah struktur pengikut dibawahnya, sekretaris atau bendahara, sepanjang bersedia. Sehingga ditetapkan, Syukur Sabda yang sebelumnya adalah Sekretaris Lingkungan dipilih sebagai Plt. Kaling Anshor mengantikan Lalu Wahidin.


Sementara itu, Lalu Wahidin menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih kepada seluruh pihak yang selama ini sudah mendukungnya membangun lingkungan.


“Tunas maaf atas hal hal yang tidak berkenan selama saya bergaul menajdi Kaling. Tapi tidak ada pilihan, tiang harus mundur karena aturannya tidak boleh Kaling rangkap jabatan dan berpolitik praktis. Partai (Perindo) sudah menagih surat pengunduran diri tiang sebagai Kaling. Tiang ngiring TGB (Tuang Guru Bajang , Dr. TGH. M. Zainul Majdi) untuk ikhtiar berkhidmad membangun dari perjuangan yang lebih besar dengan menjadi Caleg dari wilayah Kecamatan Sekarbela,” kata Lalu Wahidin.


Lalu Wahidin juga memohon doa, semoga keinginannya untuk membangun wilayah dengan program mengurangi angka pengangguran dan menguatkan ekonomi kerakyatan melalui kursi legislatif di Kota Mataram bisa terwujud.


Lalu Wahidin diketahui memiliki track record yang cukup bagus. Sebagai pengusaha komoditas, Lalu Wahidin aebelumnya dipercaya menjadi RT di Perumahan Royal Mataram. Setelah itu menjadi Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahim Perumahan Royal Mataram. Lalu mendapat suara terbanyak saat pemilihan Kaling Anshor.


Sehari hari ia memang hidup dan bergaul dengan lingkungan sekitarnya dengan sederhana. Sangat hormat kepada siapapun, selalu berfikir praktis, tidak tebang pilih, dan selalu menempatkan kebenaran diatas segalanya. Disamping itu ia dikenal relijius, selalu mendengar masukan, serta berfikirnya bisa berbuat untuk banyak orang.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button