Mataram (netlombok) –
Dinas Kelautan Perikanan Provinsi NTB menyiapkan sebanyak 20 juta ekor benih ikan untuk ditebar di perairan umum tahun 2023 ini.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST.,M.Si mengatakan, kegiatan tebar benih ikan ini dalam rangka mendukung gerakan gemar makan ikan, khususnya di Nusa Tenggara Barat.
“Jadi daerah-daerah yang potensial (sumber air) kita support dengan subsidi benih ikan gratis. Untuk disebarkan diperairan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB. Bisa ditebar di Sungai, bendungan, embung, bisa juga di kolam yang bisa diakses oleh masyarakat umum,” kata kepala dinas.
Benih ikan ini disiapkan di balai-balai benih perikanan milik Pemprov NTB yang ada di Pulau Lombok, maupun Sumbawa. Kepala Dinas menambahkan, dari 20 juta benih ikan gratis yang disiapkan pemerintah daerah, sudah disebar secara langsung, maupun melalui kelompok-kelompok masyarakat. Jenis ikan yang disiapkan adalah nila, lele, ada juga ikan karper.
“Harapan kita, kalau kita sudah tebar sekian banyak di perairan umum, ikannya tersedia. Dan harga ikan di pasaran tidak menjadi terlalu mahal,” ujarnya.
Tingkat konsumsi ikan di Provinsi NTB tahun 2022 sebesar 53,29 kg/kapita/tahun. Kendati terbilang sudah tinggi, tingkat konsumsi ikan masyarakat harus terus ditingkatkan. Sebab berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kecerdasan (SDM) dan kemiskinan, termasuk kasus stunting (kekurangan gizi pada anak).
Provinsi NTB juga memiliki bendungan terbanyak di Indonesia, mencapai 77 bendungan. Begitu juga Daerah Aliran Sungai (DAS) juga tidak sedikit, baik di Pulau Lombok, maupun Pulau Sumbawa. DAS ini kerap kali dijadikan oleh masyarakat sebagai sumber ekonomi keluarga, terutama masyarakat yang berada atau tinggal di sekitar DAS.
DAS juga dijadikan tempat memancing (menangkap ikan) untuk memenuhi kebutuhan pangan, bahkan dijual sebagai sumber pendapatan. Apalagi rata rata, masyarakat yang tinggal di sekitar DAS ini masuk kategori miskin.
Tanggal 12 Agustus 2023 ini, Muslim juga turut mendampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menebar sebanyak setengah juta benih ikan di perairan umum di Pulau Lombok. Secara simbolis ditebar oleh gubernur dan wakil gubernur di Bendungan Gunung Jae, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan tebar benih ikan yang diinisiasi oleh wartawan ekonomi di Nusa Tenggara Barat ini dihajatkan salah satunya untuk mendukung penyediaan stok ikan di perairan umum. Agar masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai sumber pangan dan sumber pendukung ekonomi.
Gunernur mengatakan sangat mengparesiasi kegiatan sosial tebar benih ikan. Menurutnya, manfaatnya sangat besar kepada masyarakat.
Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan kegiatan tebar benih ikan akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat.
“Pertama menebar ikan. Potensi perairan kita luar biasa. Ini menunjukkan bahwa banyak tempat-tempat untuk menebar ikan,” kata Umi Rohmi, sapaan Wagub.
Selanjutnya, kegiatan tebar bibit ikan ini adalah wujud bagaimana memperhatikan masalah lingkungan. Sehingga bibit ikan yang sudah ditebar harus dijaga dan dipelihara sampai nantinya bisa dinikmati.
Menurutnya, ikan adalah sumber protein hewani. Jika dikaitkan dengan upaya menurunkan angka stunting, maka ikan adalah salah satu asupan protein yang sangat bermanfaat untuk menurunkan angka stunting di NTB.
“Oleh karena itu ayo kita dorong semua potensi ini. Tebar benih ikan sangat bagus sekali dalam rangka meningkatkan konsumsi protein hewani,” ujar Umi Rohmi.(DLN)



