EkonomiNews

Kampanye QRIS di NTB Makin di Massifkan

Mataram (netlombok)-

Bank Indonesia terus melakukan kampanye transaksi keuangan digital dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Nusa Tenggara Barat.

Sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 17 Agustus 2019 saat ini penggunaan QRIS terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran dan kebutuhan masyarakat. Per Juni 2023, jumlah pengguna QRIS di Provinsi NTB telah mencapai 293.823 pengguna dengan total volume transaksi mencapai 2.880.089 kali dan nominal transaksi mencapai Rp 329,57 miliar.

Dari sisi merchant, saat ini sudah terdapat 238,753 merchant yang tersebar di seluruh NTB. Kota Mataram sendiri merupakan wilayah dengan jumlah merchant terbanyak dengan total merchant QRIS sebanyak 70.891 merchant.

Tentunya hal ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia bersama dengan Pernerintah Daerah, Perbankan, PJP Non Bank, dan pihak lainnya yang terus berupaya mendorong para pelaku usaha untuk mendaftarkan dini menjadi merchant QRIS sehingga dapat merasakan manfaat dari mudah dan efisiennya pembayaran digital kata Kepala Bank Indonesia Provinsi NTB, Berry A. Harahap.

Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia juga baru saja meluncurkan QRIS TUNTAS pada 17 Agustus 2023 lalu bertepatan dengan HUT ke-78 Republik Indonesia, Fitur QRI5 TUNTAS memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan transfer dana antarpengguna QRIS, serta tarik tunai, dan setor tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) / Cash Deposit Machine (CDM) atau agen QRIS TUNTAS.

Implementasi QRIS TUNTAS bagi Penyedia Jasa Pembayaran (PIP) yang telah siap untuk mengembangkan fitur dimaksud dilakukan secepat-cepatnya 1 September 2023 dan selambat-lambatnya 30 November 2023. Melalui momentum ini Bank Indonesia berharap masyarakat dapat memahami ragam keunggulan transaksi keuangan digital yang semakin memudahkan, efisien, aman dan handal.

Berry juga menyampaikan, Bank Indonesia bersama seluruh stakeholder terkait terus berupaya meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terkait transaksi keuangan digital. Salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi yang Bank Indonesia lakukan adalah Pekan QRIS Nasional (PQN) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia mulai tanggal 14 – 20 Agustus 2023 dengan mengangkat tema “Wujudkan Semangat 45! ORISnya Satu, Menangya banyak!” secara umum.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah Sosialisasi dan Edukasi QRIS kepada pelajar, mahasiswa dan pelaku usaha, On Boarding User QRIS, On Boarding Merchant QRIS, dan aneka perlombaan.

Adapun puncak kegiatan PON 2023 di Provinsi NTB adalah Jalan Sehat QRIS sekaligus memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-78 dan HUT Kota Mataram ke-30.

Kegiatan ini diselenggarakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram, Minggu (20/8/2023). Turut dihadiri Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana,Ketua Tim Penggerak Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman (Wakil Walikota Mataram), Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram, Ketua DPRD Kota Mataram, Bapak/lbu Anggota FORKOPIDA Mataram, Kepala Otoritas Jasa Keuangon (OJK) Provinsi NTB, Drektur Utama PT Bank NTB Syariah, Pimpinan Perbankar, dan Founder Yayasan Peduli Anak.

Kegiatan Jalan Sehat QRIS Tahun 2023 diikuti lebih dari 1.000 peserta yang menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran saat melakukan registrasi. Jalan Sehat QRIS juga menghadirkan Bazaar UMKM dan hiburan QRIS dengan menghadirkan booth edukasi, games serta photobooth 360 yang dapat dikunjungi serta merasakan user experience QRIS.

Dalam pelaksanaan user experience, Bank Indonesia turut bekerja sama dengan Yayasan Peduli Anak dan seluruh dana yang terkumpul dari hasil registrasi Jalan Sehat QRIS, pendaftaran lomba serta rangkaian kegiatan user experience lainnya akan langsung masuk ke rekening Yayasan Peduli Anak. Adapun total donasi yang terkumpul selama pelaksanaan kegiatan atau PQN adalah Rp 25.404.933.(MDE)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button