News

Masa Depan Presiden Rusia, Vladimir Putin Terancam Jika Perang  dengan Ukraina Terus Berlanjut  

Lombok (netlombok)-

Masa depan penguasa nomor satu di Rusia, Vladimir Putin tidak menentu. Apalagi jika perang dengan negara tetangganya, Ukraina akan terus berlanjut dalam jangka panjang, maka ia sangat berpeluang digulingkan.

Seorang pejabat Barat pada hari Kamis (16/2/2023) mengatakan, nasib masa depan kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi kurang pasti akibat perang Ukraina.

Akan tetapi, belum jelas kapan perubahan itu akan terjadi.

Melansir Reuters, berkuasa sejak 1999, Putin dilaporkan telah menghadapi ancaman penggulingan dari kekuasaan berkali-kali.

Namun dia telah berhasil melewati semua krisis semacam itu.

Tetapi perang dengan jangka waktu yang lebih lama dari perkiraan di Ukraina sekali lagi memicu spekulasi bahwa banyak orang di Kremlin tidak sejalan dengannya.

Dan mereka mungkin sedang menunggu waktu yang tepat untuk menggulingkan Putin.

“Orang-orang berbicara tentang suksesi dengan cara yang tidak mereka lakukan setahun yang lalu. Tapi yang tidak ada, di tempat seperti Rusia, adalah jalur yang jelas untuk berubah,” kata pejabat itu kepada Reuters.

Rusia meluncurkan apa yang disebutnya ‘operasi militer khusus’ di Ukraina pada 24 Februari 2022. Moskow memprediksi hasil yang cepat dalam operasi tersebut. Akan tetapi, Kyiv (Ukraina) menangkis serangan Rusia dengan bantuan dari negara-negara Barat, yang memastikan pasokan senjata dan amunisi yang berkelanjutan untuk mengalahkan Rusia.

Moskow mendekati peringatan pertama perang, yang telah menguras sumber daya Rusia dan menyebabkan kerugian besar dalam tenaga kerja.

Reuters memberitakan, beberapa elit Rusia khawatir perang akan berlarut-larut, menghabiskan nyawa dan sumber daya, dan harapan Putin untuk memoles reputasinya di Rusia telah pupus.

Tapi dia tetap berkuasa, lima sumber senior Rusia mengatakan kepada kantor berita internasional.

Lebih lanjut, pejabat barat itu mengatakan Putin telah berada dalam lanskap politik yang jauh lebih mapan setahun yang lalu sebelum dia melancarkan perang, tetapi sekarang nasibnya menjadi tidak pasti.

Namun, kata pejabat itu, sulit melihat Putin kalah dalam pemilihan presiden berikutnya pada 2024.

Pejabat itu lebih lanjut menambahkan bahwa meski banyak yang percaya pada saat perubahan konstitusional pada tahun 2020 Putin akan tetap berkuasa hingga tahun 2030-an, hal itu sekarang tampaknya tidak mungkin terjadi.

“Pada saat itu, penilaian saya sendiri adalah bahwa ada kepemimpinan politik yang akan kita miliki untuk dekade berikutnya,” kata pejabat tersebut.

Dia menambahkan, “Saya pikir sekarang kurang pasti, tapi saya tidak mengatakan bahwa perubahan akan terjadi dalam waktu dekat.”

Pejabat itu juga bilang bahwa waktu perubahan apa pun tidak mungkin diprediksi.

Pada Mei 2022, Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina Kyrylo Budanov mengatakan kudeta untuk menyingkirkan Vladimir Putin sudah berlangsung di Rusia.

Dia mengatakan bahwa kekalahan Rusia di Ukraina akan menyebabkan tersingkirnya Putin.

“Ini pada akhirnya akan mengarah pada perubahan kepemimpinan di Federasi Rusia.Proses ini telah diluncurkan dan mereka bergerak ke arah itu,” kata perwira tinggi militer Ukraina itu saat berbicara dengan Sky News.(DLN)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Pejabat Barat Ungkap Nasib Presiden Rusia Vladimir Putin Akibat Perang di Ukraina.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button