News

Calon Jamaah Haji Lansia Diperlakukan Khusus

Lombok (netlombok)-

Pemerintah memberikan perlakuan khusus untuk seluruh CJH lansia pada musim haji tahun 2023. Hal ini diberlakukan lantaran semakin banyak jemaah haji usia lansia atau 65 tahun ke atas yang menunaikan ibadah haji tahun ini.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI H. Saiful Mujab mengatakan, pihaknya sudah memiliki pedoman yang menjadi pegangan PPIH dan Petugas Haji Daerah (PHD) dalam memberikan pelayanan kepada jemaah lansia. Misalnya saat tiba di Asrama Haji, jemaah lansia akan ditempatkan di lantai satu gedung untuk memudahkan mereka melakukan aktivitas.

“Saat di dalam pesawat, mereka di depan. Kalau ada bisnis class, itu untuk lansia, bukan untuk petugas haji. Ada petugas skhusus untuk lansia juga, kami sudah dikusi dengan sejumlah ahli terkait dengan penyusunan pedoman ini,” kata Saiful Mujab.

Ia menjelaskan, hampir 2000 jemaah yang memerlukan pelayanan yang ramah lansia. Oleh karena itu, seluruh pengurus PPIH harus menjalankan pedoman ramah lansia dengan baik.

“Saya mohon nanti terkait dengan pengaturan jemaah haji dari mulai masuk asrama sampai dengan terbang dan Insya Allah nanti kembali ke Tanah Air ini juga harus menggunakan protap ramah lansia,” tegasnya.

Ia mengatakan, secara nasional, Indonesia telah menerima kuota tambahan haji dari Kerajaan Arab Saudi dan akan dibahas tanggal 17 Mei besok. Kemenag memiliki sejumlah opsi untuk mendistribusikan kuota tambahan tersebut, misalnya memenuhi kuota-kuota yang belum terpenuhi. Kemudian opsi kedua yaitu mengambil dari urutan nomor calon Jemaah haji.

“Namun kita akan diskusikan dengan DPR kebijakannya seperti apa,” katanya.

Terkait dengan mitigasi, pihkanya sudah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan yang akan memberangkatkan jemaah haji. Jika diambil semua tambahan kuota tersebut, maka skenarionya adalah pemberangkatan jemaah haji di kloter terakhir.

“Kita mitigasi mulai dari penerbangan, perhotelan atau pemondokan, juga transportasi di Arab Saudi, termasuk petugas haji yang akan kita rekrutmen. Kita akan petakan petugas tambahan di masing-masing embarkasi, karena tak semua embarkasi mendapat tambahan,” katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan ibadah haji tahun 2023 ini adalah pelaksanaan haji dengan kuota 100 persen setelah pandemi Covid-19 dengan jumlah jemaah 221 ribu orang. Jumlah jemaah reguler 203.320 jemaah dan haji khusus sebanyak 17.680.

“Kebijakan terkait dengan lansia sebanyak 5 persen dari kuota nasional, maka praktis bahwa kuota haji tahun ini banyak yang usia lansia dengan jumlah hampir 30 persen,” katanya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Zamroni Aziz mengatakan, di tahun 2023 ini Provinsi NTB memperoleh kuota haji sebanyak 4.499 jemaah yang terdiri dari 4.222 jemaah haji, 16 KBIHU, 36 PHD serta dan 225 prioritas lansia.

“Sehingga jumlah keseluruhannya 4.499 jemaah. Semoga Embarkasi Lombok ini bisa berjalan dengan baik dan tentu kerjasama yang baik, kami sangat harapkan. Dukungan Pemda juga sangat kita butuhkan,” katanya.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button