Satu Orang JCH Asal Sumbawa Ditunda Berangkat Haji
Lombok (netlombok)-
Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Sumbawa di Kloter 5 ditunda pemberangkatannya ke Tanah Suci Makkah, karena alasan kesehatan.
JCH ini terkonfirmasi atas nama Zainuddin Kadir dipandang perlu dilakukan pemeriksaan ulang (re-assesmen) terhadap kondisi kesehatannya guna memastikan yang bersangkutan layak untuk diberangkatkan ke tanah suci.
JCH Kloter 5 yang merupakan gabungan dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Timur, seluruhnya berjumlah 393 orang yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sumbawa sebanyak 236 orang dan Jemaah asal kabupaten Lombok Timur 152 orang, sedangkan petugas yang mendampingi sebanyak 5 orang, yang terdiri dari Ketua Kloter (TPHI) 1 orang, Pembimbing Ibadah (TPIHI) 1 orang, Dokter (TKHI) 1 orang dan Paramedis 2 orang.
Jemaah lansia sebanyak 142 orang, jemaah tertua asal Kabupaten Lombok Timur atas nama Irin Gunaya Nuriyah berusia 93 tahun dan Badron Mursid berusia 90 tahun, adapun jemaah termuda atas nama Irhas Kurniawan berusia 26 tahun asal Kab. Sumbawa.
Sesuai jadwal yang telah ditentukan, pada pukul 08.55 Wita (12/6/23) JCH dilepas secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad), Drs. H. Muhammad Amin, M.M.Pd di Aula Bir Ali 1 Asrama Haji, untuk selanjutnya diberangkatkan ke Bandara Internasional Syaikh Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Praya Lombok Tengah dan take off menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 13.25 Wita.
Dalam arahannya, ketika melepas JCH, H. Muhammad Amin mengingatkan para jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengingat suhu di Arab Saudi saat ini menurut informasi cukup terik, akan baik bila JCH sering-sering minum air untuk menghindari dehidrasi, istirahat teratur, mengkonsumsi makanan yang memiliki asupan gizi yang cukup, guna menjaga kondisi fisik agar tetap fit sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik.
Selain itu, Kabid Penmad juga menekankan kepada para petugas yang mendampingi jemaah agar melaksanakan tugas dengan baik, membangun koordinasi dan sinergi yang optimal antar petugas dan steak holder yang ada, terutama ketika ada permasalahan dilapangan agar segera mengambil langkah-langkah solutif.
“kepada para petugas yang menyertai jemaah, saya ingatkan agar bekerja dengan baik, melayani jemaah dengan tulus dan sepenuh hati. Bila ada permasalahan, segera berkoordinasi dengan Karu (ketua regu), Karom (ketua rombongan) dan pihak-pihak terkait lainnya. Insya Allah bila berkoordinasi dengan baik, permasalahan apapun akan dapat teratasi”.pesannya.
Selain Kabid Penmad, Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah juga menyempatkan diri hadir pada momentum pelepasan JCH asal Sumbawa dan Lotim ini, kehadiran orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat ini, membuat suasana diasrama haji makin semarak, dengan penuh hangat ia menyapa para JCH, bahkan ia tidak henti melambaikan tangan kepada para JCH hingga iringan bus pengangkut JCH perlahan meninggalkan asrama menuju bandara.
JCH kloter 5 yang take off pada pukul 13.25 akan melalui perjalanan udara menuju Jeddah sekitar 11 jam, sehingga diperkirakan akan tiba di Bandara Intersional King Abdul Aziz sekitar pukul 12.55 Wita atau pukul 07.55 waktu setempat (waktu arab Saudi), dimana ada perbedaan waktu 5 jam lebih lambat dari waktu Indonesia bagian Tengah (Wita).(DLN



