Mataram (netlombok) –
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB menyorot tagline yang dicetuskan oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi “NTB Maju Melaju”.
Hal ini lantaran masa kepemimpinannya sebagai penjabat boleh dibilang singkat, sekitar setahun sebelum gubernur definitive tahun 2024 nanti.
Ketua KNPI NTB Taupik Hidayat, Jumat (22/9/2023) mengatakan, makna tagline tersebut harus dijelaskan lebih detail kepada publik. Sehingga penerjemahannya tidak menjadi gamang.
“Harusnya tidak perlu ada tagline ini, karena ini hanya satu tahun masa kepemimpinannya sebagai penjabat gubernur. nanti kalau tidak bisa maju melaju kan repot juga apalagi jabatannya dievaluasi per tiga bulan,” katanya.
Berbeda halnya dengan tagline NTB Gemilang yang menjadi visi misi besar kepemimpinan periode sebelumnya, Dr. Zul dan Dr. Hj. Rohmi yang dilaksanakan selama lima tahun. Dengan waktu memimpin yang singkat oleh penjabat gubernur, Taufik khawatir NTB Maju Melaju bisa diwujudkan.
“Maknanya juga apa tagline Maju Melaju ini. Kalau Bahasa Sasaknya maju ya ajok julu (jalan kedepan), melaju juga makna bahasa Sasaknya tetap ajok julu. Sama saja, apa maksudnya itu,” tanyanya.
Karena itu, menurut Taufik, seharusnya tidak perlu dibangun istilah-istilah lain lagi dalam memimpin NTB yang hanya setahun. Harapannya, agar Pembangunan NTB yang sudah dibangun pondasinya oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya bisa dilanjutkan.
Taufik juga berharap, tidak ada lagi kebijakan-kebijakan nyeleneh yang akan dibuat oleh Pj. Gubernur NTB. Sehingga tercipta kondusifitas di daerah. Apalagi, dalam setahun terakhir adalah momentum tahun politik.
“yang paling penting adalah, lanjutkan saja program program Pembangunan dari pusat. Salah satunya sukseskan MotoGP Mandalika, pastikan tidak ada masalah. Dan bangkitkan sektor pariwisata NTB,” demikian Taufik.(DLN)



