Ketua BPPD NTB : Kenaikan Tarif Hotel Jelang Nataru Tak Signifikan

Mataram (netlombok)-
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB, Baiq Ika Wahyu Wardani menilai harga kamar hotel saat ini secara umum masih relatif normal. Kalaupun naik, tidak terlalu signifikan jika dibandingkan saat penyelenggaraan MotoGP.
“Jadi kalau ini masih normal-normal saja. Tetapi memang ada kenaikan, tapi tidak setinggi pada saat event besar atau internasional, seperti MotoGP,” kata Baiq Ika.
Ia menilai, pengelola akomodasi harus berpikir jika menaikkan harga kamar yang tinggi dengan kondisi sekarang ini. Sebab tamu bisa saja memberika komentar yang negatif di aplikasi yang berpengaruh pada rating.
“Karena rugi juga kalau mereka naikin harga pada saat liburan Nataru ini. Mereka akan siap-siap bad review aja kalau mereka naikan terlalu tinggi,” tambahnya.
Dalam hal ini, ia berharap kepada industri maupun asosiasi yang berkaitan dengan akomodasi, agar bisa memberikan sosialisasi kepada para anggotanya bahwa harga boleh naik tetapi jangan terlalu atau tidak masuk akal.
Selanjutnya mengenai transportasi, Ika meminta kepada pemerintah juga harus berpikir terkait konektivitas seperti pesawat. Di mana harga tiket pesawat untuk liburan ke Lombok sangat tinggi.
“Kendala kita saat ini aksesibilitas dan konektivitas. Orang kalau mau liburan ke Lombok, meskipun hotelnya murah kalau pesawat mahal, ngapain,” ungkapnya.
Jadi yang perlu diperhatikan itu bukan saja harga hotel yang baik. Tapi harga pesawat juga dipikirkan.
“Kalau harga hotel bisa kita tekan, tapi harga pesawat tidak bisa diperhatikan oleh pemerintah sama saja dong,” tandasnya. (DLN)



