Diusulkan Jadi Kandidat Pj Gubernur NTB, ini Kata Rektor UIN Mataram

Lombok (netlombok)
Masa kepemimpinan Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalillah kurang dari 9 bulan lagi. Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB itu harus melepas jabatan karena telah satu periode atau 5 tahun memimpin NTB.
Pemilihan Gubernur (Pilgub) sendiri baru akan dilaksanakan pada jelang akhir November 2024. Selama masa waktu itu, NTB akan dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur yang nanti akan ditunjuk Presiden RI. Namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan dipilih Presiden Joko Widodo.
Secara aturan, dari akademisi yang boleh menjabat Pj adalah Rektor UIN Mataram Prof Masnun dan Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo. Sementara dari unsur birokrat yaitu eselon I yaitu Sekda NTB Lalu Gita Ariadi. Termasuk juga eselon I yang ada di tingkat kementerian.
“Kita tunduk pada regulasi yang ada, sejauh ini masih beraktivitas seperti biasa. Biarkan publik yang menilai, kan ada mekanismenya,” ucap Rektor UIN Mataram Prof Masnun pada wartawan, (6/3/2023).
Menyinggung kesiapan pribadi jika ditunjuk sebagai Pj Gubernur, Masnun lagi-lagi menimpali akan mengikuti regulasi yang ada. Jika publik menghendaki demikian, disertai dengan penugasan dari orang nomor satu di Indonesia maka ia harus mengikuti.
“ASN itu pada intinya dimana saja harus siap, jika khidmat itu (Pj Gubernur) dipandang lebih maslahat (kenapa tidak),” tambahnya.
Adapun kemunculan sejumlah dua nama lainnya, diakui Masnun mereka merupakan kawan. Bersama Rektor Unram saling membantu dan bersinergi dalam dunia pendidikan. Begitu pun dengan Sekda NTB Lalu Gita Ariadi.
“Kita kembalikan pada mekanisme yang ada, biarkan publik menilai kita seperti apa,” kata Ketua PWNU NTB ini.
Sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara terbuka mengungkapkan dukungannya pada Ketua PWNU NTB ini. PKB melihat kriteria Pj paling komplit ada pada Prof Masnun. Dibanding dengan sejumlah pejabat eselon 1 berlatar belakang putra daerah.
“Kapasitas dan kapabilitas beliau tidak diragukan lagi,” tandas Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani. (NHM)



