Mataram (netlombok)-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan membuka rekrutmen CPNS dan PPPK 2024 pada Oktober 2024 mendatang. Sebanyak 14.829 formasi CPNS dan PPPK yang akan dibuka tahun ini di NTB.
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Yusron Hadi, bahwa secara keseluruhan Pemprov dan 10 Kabupaten/Kota menyiapkan total sebanyak 14.829 formasi CPNS dan PPPK untuk tahun 2024. “Insya Allah, bulan Oktober 2024 pelaksanaan rekrutmen PPPK maupun CPNS,”kata Yusron sapaan akrab mantan Kadispar NTB ini saat dikonfirmasi awak media kemarin.
Ia juga menyebutkan dari total 14.829 formasi CPNS dan PPPK 2024 yang disiapkan Pemda NTB, sebanyak 1.696 formasi untuk seleksi CPNS dan 13.133 formasi untuk seleksi PPPK. Adapun rincian kuota untuk CPNS dan PPPK tahun 2024 di 10 kabupaten kota di NTB. Yakni, Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 2.847 formasi. Disusul Kabupaten Bima 2.150 formasi, Kabupaten Dompu 1.962 formasi, Kabupaten Lombok Tengah 1.665 formasi dan Kabupaten Lombok Timur 1.600 formasi.
Selanjutnya kuota formasi untuk Kabupaten Sumbawa sebanyak 1.261 formasi, Kabupaten Lombok Utara 1.000 formasi dan Kota Bima 829 formasi. Lalu kuota untuk CPNS dan PPPK Kota Mataram sebanyak 676 formasi. Sedangkan Pemprov NTB hanya 500 formasi dan Kabupaten Lombok Barat 339 formasi.
Yusron yang juga Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik dan Layanan Publik Setda Provinsi NTB menyampaikan khusus untuk rekrutmen CPNS, Pemda hanya membuka formasi untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Sedangkan untuk tenaga guru hanya melalui mekanisme rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Adapun dari 500 kuota formasi CPNS dan PPPK Pemprov yang disetujui oleh Kemenpan-RB pada rekrutmen 2024. Terdiri dari 140 formasi CPNS dan 360 formasi PPPK. Untuk 140 formasi CPNS, terdiri dari formasi 70 formasi tenaga kesehatan dan 70 formasi tenaga teknis. Sedangkan 360 formasi PPPK, terdiri dari 130 formasi tenaga guru, 55 formasi tenaga kesehatan dan 175 formasi tenaga teknis. “Jumlah formasi ini ditetapkan oleh Menpan,”sebut Yusron
Sementara itu, lanjut Yusron menyatakan jika sampai saat ini Pemda masih menunggu persetujuan dari Kemenpan-RB terkait nama jabatan, kualifikasi pendidikan dan alokasi formasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK. Meski demikian diharapkan persetujuan dari Pemerintah Pusat ini segera keluar sehingga ada kepastian lebih awal dan penyelenggara maupun sisi peserta memulai persiapan yang cukup. “Secara teknis dan administratif ini tugas tiap tahun sehingga persiapan-persiapan pelaksanaan terus kita mantapkan,”katanya. (NL).



