Pinwil Bulog NTB Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan
Mataram (netlombok.com)–
Pemimpin Wilayah (Pinwil) Perum Bulog NTB, Sri Muniati, turun langsung memantau proses penyaluran bantuan pangan di dua kelurahan di Kota Mataram, yakni Kelurahan Karang Taliwang dan Kelurahan Selagalas, pada Selasa (29/7). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan secara tepat sasaran, aman, dan lancar kepada masyarakat penerima manfaat.
Sri Muniati menegaskan bahwa keterlibatan langsung pimpinan wilayah Bulog dalam proses pengawasan distribusi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional untuk menjamin mutu serta kelancaran pelaksanaan program bantuan pangan nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat menerima bantuan pangan berupa beras dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Ini adalah bagian dari komitmen kami,” ujar Sri Muniati saat meninjau titik distribusi.
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini, penyaluran bantuan berjalan sesuai jadwal dan tidak ditemukan kendala berarti. Sri juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas beras.
“Apabila ada masyarakat yang menerima beras dengan kualitas yang tidak sesuai — misalnya rusak atau terkena hama — kami sudah siagakan petugas lapangan untuk segera melakukan penggantian tanpa proses rumit,” imbuhnya.
Bulog NTB terus berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan petugas distribusi agar bantuan dapat diterima dengan layak dan merata. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Muniati juga berdialog langsung dengan warga penerima bantuan untuk mendengar tanggapan dan memastikan keluhan ditangani secara langsung di lapangan.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi beban ekonomi, terutama bagi keluarga prasejahtera di wilayah NTB.
Perum Bulog NTB berkomitmen menjaga integritas dan mutu distribusi pangan dengan pendekatan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(DLN)



