News

Sepuluh Hari Kedepan Wilayah NTB Diperkirakan Masih Diguyur

Mataram (netlombok)-
Badan Meteologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali merilis perkiraan cuaca dibeberapa wilayah NTB sepuluh hari kedepan akan diguyur hujan dari tanggal 21 sampai 30 April 2024.

Prakirawan Badan Meteologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat, Yuhanna Maurits menyampaikan, curah hujan di wilayah NTB pada dasarian II April 2024 secara umum dalam kategori Rendah (0 – 50 mm/das) hingga menengah (101 – 150 mm/das). Hanya sebagian kecil wilayah yang memiliki kategori hujan tinggi, yaitu sebagian Kabupaten Lombok Utara bagian barat dan sebagian kecil wilayah Kabupaten Lombok Tengah. “Sifat hujan pada dasarian II April 2024 di wilayah NTB umumnya bervariasi dari kategori Atas Normal (AN) hingga katagori Bawah Normal (BN),”terangnya dalam ketarangan tertulis yang diterima netlombok.com pada Sabtu (20/4/2024).

Disampaikan juga, bahwa Curah hujan tertinggi di pos hujan Santong, Kabupaten Lombok Utara sebesar 310 mm/dasarian. “Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH) provinsi NTB secara umumnya berada pada katagori Sangat Pendek (1 – 5 hari),”katanya.

Sementara, sambungnya, hasil monitoring ENSO terakhir menunjukkan indeks ENSO (+1.28) terpantau berada pada kondisi El Nino Sedang (kondisi El Nino sudah berlangsung selama 33 dasarian). Prediksi indeks ENSO secara gradual akan beralih menjadi Netral mulai pada Mei – Juli 2024. Sedangkan nilai anomali SST di Samudera Hindia menunjukkan nilai IOD netral (+0.24). Kondisi IOD diprediksi akan menjadi netral setidaknya pada pertengahan tahun 2024. Aliran masa udara masih didominasi angin baratan, belokan angin terjadi di sekitar Sumatera dan Maluku. Pertemuan angin terjadi di sekitar Sulawesi dan laut Banda. “Update terakhir MJO terpantau aktif di wilayah Indonesia, kemudian MJO tidak  aktif  hingga akhir April 2024. MJO aktif berkaitan dengan potensi peningkatan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia termasuk wilayah NTB,”jelasnya.

Disampaikan juga, pada dasarian III April 2024 (21 – 30 April 2024) diprediksi hampir seluruh wilayah NTB masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas >20 mm/dasarian dengan probabilitas >80 persen. “Terdapat potensi terjadi hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian dengan probabilitas >70 persen di sebagian Lombok Utara, Lombpk Tengah, Sumbawa Barat, Bima dan Dompu,”tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini wilayah NTB berada pada periode peralihan musim hujan menuju musim kemarau, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal, banjir dan tanah longsor.

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan hujan yang turun untuk mengisi penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya. “Tetap perhatikan informasi BMKG guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan,”ucapnya. (NL).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button