News

Sudah Ajukan Bantuan 3 Kali, SDN 1 Bayan Terpaksa Buat Ruang Kelas Gemuk

Lombok Utara (netlombok.com) –

SDN 1 Bayan Kabupaten Lombok Utara masih harus tetap bersabar melaksanakan kegiatan belajar mengajar di ruangan yang terbatas. Pasalnya, setelah gempa yang terjadi pada tahun 2018 silam yang merebohkan sejumlah ruang kelas, hingga kini belum ada pengganti.

Para siswa dalam satu kelas harus dibuat lebih gemuk dari sebelumnya. Karena tidak ada ruang kelas yang dipakai. Bahkan ruang guru dibuat dari kayu triplek. Selain itu dua ruangan lainnya yang digunakan untuk menyimpang perlengkapan juga menggunakan bangunan dari kayu.

“Kantor saja ini atau ruang guru masih pakai bantuan gempa itu belum diperbaiki sampai sekarang ini,” Kepala SDN 1 Bayan Kabupaten Lombok Utara, Ibrahim.

Ia mengatakan sudah mengajukan anggaran untuk perbaikan dan penambahan ruang kelas sejak tiga tahun yang lalu. Namun hingga kini belum dialokasikan oleh pemerintah daerah. “Sudah ada usulan ruangan kantor, ruang laboraturium dan perpustakaan. Ini kantor kita begini lah,” katanya.

Saat ini ruang kelas yang dimiliki hanya enam unit. Peserta didik yang ada dalam satu ruangan mencapai 35 – 40 orang siswa. Gemuknya ruang kelas ini karena tidak ada ruangan yang bisa digunakan oleh sekolah.

Meksi sudah diketahui dalam satu kelas aturannya yaitu sebanyak 28 siswa. Namun kondisi ini terpaksa dilakukan karena tidak ada lagi ruangan yang bisa digunakan. “Kelasnya kita ini gemuk. Ada yang 40 orang siswa. Tapi kan karena tidak ada ruangan makanya kita gabung,” ungkapnya.

Diterangkannya, kebutuhan sekolah sudah dimasukkan semua melalui dapodik. Hanya saja usulan tersebut hingga belum ada realisasi. Padahal usulan penambahan ruangan ini sudah dilakukan sejak tahun 2021 lalu.

“Katanya sudah dimasukkan dalam dapodik dan sudah lengkap. Tapi sampai bulan ini kita belum dapat informasi dapat atau tidak,” ujarnya.(MYG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button