EkonomiNews

Didominasi Investor Muda, Transaksi Pasar Modal NTB Tembus Rp 1,3 Miliar

Mataram (Netlombok) – Perkembangan pasar modal di NTB menunjukkan grafik yang terus menanjak tajam di tahun 2025. Jumlah investor individu, khususnya dari kalangan muda, menjadi motor utama pertumbuhan ini, diiringi peningkatan signifikan dalam nilai transaksi bulanan.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan NTB, hingga September 2025, total investor pasar modal di NTB telah mencapai 192.439 Single Investor Identification (SID). Angka ini mencakup investor saham, reksadana, obligasi, dan produk investasi lainnya.

Secara khusus, jumlah investor saham telah menembus 74.841 SID, yang menarik, mayoritas investor saham di NTB didominasi oleh generasi muda.”Kelompok usia 18-25 tahun menjadi penyumbang terbesar dengan 28.580 SID, diikuti usia 26-30 tahun sebanyak 18.901 SID. Ini menunjukkan bahwa kesadaran investasi di kalangan anak muda NTB semakin tinggi,” Kepala BEI NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana, Selasa (4/11).

Lebih lanjut, mereka tidak lagi takut untuk memasuki pasar modal. Kemudian mayoritas investor saham ada di rentang usia produktif yang sangat potensial. Tingginya antusiasme investor ini tercermin dari nilai transaksi yang dibukukan. Sepanjang September 2025 saja, total transaksi di pasar modal NTB, baik saham maupun non-saham mencapai Rp 1.328.022.896.

“Untuk mendorong pertumbuhan ini, ekosistem pasar modal di NTB terus kita perkuat. Sekarang ini ada 7 perusahaan sekuritas dan 1 Manajer Investasi yang beroperasi di NTB,” jelasnya.

Selain itu, BEI NTB juga fokus memperluas saluran distribusi melalui kemitraan strategis. Hingga kini, BEI NTB telah bekerja sama dengan 35 Galeri Investasi BEI di seluruh NTB. “Dari 35 GI BEI tersebut, 14 di antaranya adalah GI Kampus, 20 GI Edukasi, dan 1 GI Non Kampus. Ini merupakan upaya konkret untuk memastikan informasi dan akses investasi tersebar merata, mulai dari kampus hingga ke berbagai komunitas,” bebernya.

Dalam rangka mendorong literasi dan inklusi, BEI NTB telah melaksanakan sejumlah program unggulan yang menyasar kelompok spesifik. Diantaranya ada program guruku investor saham untuk para guru se-NTB. Program wakaf saham sebagai dukungan nyata menjadikan Kota Mataram sebagai Kota Wakaf. Serta pekerja migran cerdas investasi untuk memberdayakan kelompok pekerja migran.

“Kami berharap dengan semakin mudahnya akses dan edukasi yang terarah, pasar modal di NTB akan terus tumbuh dan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah,” pungkasnya. (RHS) 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button