
Lombok (netlombok)
Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M.,meresmikan renovasi rumah tidak layak huni milik Mahrum, nelayan di Dusun Pante Benete Desa Benete Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat.

Peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis kunci oleh Danrem 162/WB, bersama Kasiop Kasrem 162/WB, Kasilog Kasrem 162/WB, Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin MM, Dandim 1628/KSB, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 162/WB Ny. Asmeri Aris Nurcahyo beserta anggota, Forkopimcam Maluk, Kepala Desa Benete, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Benete, Kamis (5/4/2023).
Selain Kegiatan Peresmian RTLH Praja Raksaka Peduli Rakyat, Danrem 162/WB Bhakti juga meninjau Program Desa Pancasila yang ada di Desa Benete, serta memberi bantuan tambahan gizi untuk anak-anak yang mengalami stunting di wilayah Kodim 1628/KSB.
Danrem menyampaikan, pembangunan RTLH, Program Kampung Pancasila, dan membantu anak Stunting ini merupakan implementasi dari Perintah KSAD, bahwa TNI harus selalu berada ditengah-tengah kesulitan masyarakat dan selalu menjadi solusi.
Program bedah rumah tidak layak huni ini adalah program Kodam IX/Udy “Praja Raksaka Peduli Rakyat”.
“Saat ini kami sedang melaksanakan program-program teritorial unggulan dari Bapak KSAD seperti Stunting, Kampung Pancasila, Babinsa Masuk Dapur, TNI Manunggal Air, Bedah rumah dan Ketahanan Pangan, dari Program program tersebut Kodam IX/Udayana membuat miniaturnya di NTT, sedangkan korem 162/WB juga sendiri membuat miniatur di wilayah Kabupaten Bima yang dalam pelaksanaannya akan kita kolaborasikan dengan Pemerintah Daerah setempat.” Imbuh Jendral kelahiran Semarang ini.
“Sedangkan untuk Program ketahanan Pangan kita akan Perintahkan Babinsa untuk pendampingingan Poktan guna memenuhi kebutuhan Pupuk dan Benih.” Tegas Danrem. (DLN)



