Perkuat Tradisi Intelektual Berbasis Data, HMI Mataram Gelar Sekolah Metodologi Penelitian

Mataram (Netlombok) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram Periode Futuristik 2026 menegaskan komitmennya dalam memperkuat tradisi intelektual berbasis data. Komitmen nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Metodologi Penelitian (SMP) yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (26–27 Juni 2026), bertempat di Balai Diklat Koperasi UMKM NTB.
Mengusung tajuk “Mencetak Akademis yang Unggul Melalui Sekolah Metodologi Penelitian Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi langkah strategis organisasi untuk melahirkan kader yang kritis, ilmiah, dan mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi dan kompleksitas persoalan sosial saat ini, HMI memandang penguasaan metodologi penelitian bukan lagi sekadar formalitas akademik. Kemampuan riset dinilai sebagai bekal utama bagi kader untuk menghasilkan gagasan yang objektif, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based). Melalui program ini, HMI Cabang Mataram menyediakan ruang belajar bagi para kader untuk mengintegrasikan teori, praktik penelitian, hingga analisis data dalam membaca realitas sosial.
Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, menegaskan bahwa budaya intelektual yang kokoh harus dibangun di atas fondasi riset yang kuat. Menurutnya, narasi dan diskusi saja tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan zaman tanpa ditopang oleh penelitian yang berkualitas.
“Budaya intelektual harus dibangun di atas fondasi riset yang kuat. Tradisi intelektual tidak cukup hanya dengan diskusi dan narasi. Kader HMI harus mampu menghadirkan data, melakukan penelitian yang berkualitas, dan menjadikan hasil riset sebagai dasar dalam upaya menyusun rekomendasi kebijakan maupun gerakan sosial,” tegas Nasri.
Ia menjelaskan, melalui pelatihan intensif ini, peserta dibekali kemampuan mulai dari merancang kerangka berpikir, menyusun instrumen penelitian, mengolah data, hingga menyajikan hasil riset secara ilmiah. Dengan bekal tersebut, kader HMI diharapkan bertransformasi menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menawarkan solusi relevan dan berdampak bagi pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) HMI Cabang Mataram, Habibi, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan ikhtiar organisasi dalam mendongkrak kualitas sumber daya kader sekaligus merawat budaya akademik yang berkelanjutan.
“Program ini membekali kader HMI dengan keterampilan merancang, melaksanakan, dan menganalisis penelitian secara sistematis. Hal ini penting guna mencegah kesalahan desain studi, meminimalisir bias, serta mempercepat penyelesaian tugas akhir seperti skripsi atau tesis,” ujar Habibi.
Habibi juga mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara dan tingginya antusiasme para peserta yang hadir. “Alhamdulillah, antusiasme peserta menjadi bukti bahwa Sekolah Metodologi Penelitian ini sangat relevan untuk menjemput masa depan. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak jangka panjang, melahirkan riset-riset muda dan kader solutif yang berdampak langsung untuk umat dan bangsa,” tambahnya.
Semangat tinggi para peserta, lanjut Habibi, mencerminkan komitmen kuat kader dalam mewujudkan cita-cita luhur organisasi, yaitu melahirkan insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridai Allah SWT.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan dari Apolo, Sekolah Taruna, serta kader HMI dari masing-masing komisariat se-Cabang Mataram. Untuk menyajikan materi yang komprehensif, HMI Cabang Mataram menghadirkan para narasumber berkompeten di bidangnya, antara lain Kanda Dedi Mujadid Muhas (Alumni HMI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNRAM, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB.
Melalui program ini, HMI Cabang Mataram berikhtiar menjadi pusat pengembangan kapasitas intelektual kader yang berkiblat pada riset dan data. Sekolah Metodologi Penelitian ini diharapkan menjadi fondasi kuat lahirnya generasi yang berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional maupun daerah.
Dengan langkah konkret ini, HMI Cabang Mataram memantapkan komitmennya untuk mencetak pemimpin masa depan yang berdaya saing tinggi demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (r)



