Pemilu 2024, di NTB 3,9 Juta Orang Ditetapkan jadi Pemilih

Lombok (netlombok)-
Sebanyak 3.965.683 orang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) pada pemilu serentak 2024. Jumlah tersebut terdiri dari 1.942.248 pemilih pria dan 2.023.425 pemilih perempuan.
Anggota Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU NTB Agus Hilman, mengatakan total DPS tersebut terdapat sekitar 16.253 tempat pemungutan suara (TPS) di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan dan 1.166 kelurahan/desa se-NTB.
Dari seluruh TPS tersebut sudah terakumulasi TPS reguler dan TPS lokasi khusus. Untuk TPS lokasi khusus sekitar 22 TPS, pihak juga mengakui jika terdapat temuan-temuan baik dari KPU dan pihak lainnya berkenaan dengan DPS. Temuan itu nantinya akan dilakukan perbaikan, sehingga data pemilih pada pemilu serentak 2024 benar-benar akurat.
“Sekalipun DPS sudah kita tetapkan tapi masih sifatnya sementara dan kita masih tetap umumkan, kita butuh masukan masyarakat,” ujar Agus Hilman, Kamis (20/4/2023).
Diakui memang ada beberapa temuan, misalkan ada sudah meninggal dunia yang mana masih terdata, sehingga itu nantinya akan kembali di update lagi di Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Karena DPS ini sekarang sudah diumumkan di publik dan dimasing-masing desa dan kelurahan oleh PPS.
“Nanti oleh PPS untuk dikoreksi agar ada partisipasi masyarakat untuk mengecek atau mungkin ada yang luput, sehingga tidak terdata maupun lain sebagainya,” terangnya
Saat ini memang terdapat kenaikan signifikan dalam DPS yang telah ditetapkan. Jika mengacu pada pemilu 2019 jumlah pemilih mencapai 3,6 juta lebih sedangkan DPS Pemilu Serentak 2024 mencapai 3,9 juta lebih. Dari segi jumlah TPS juga terjadi kenaikan sebab terdapat penambahan TPS.
“Jadi cukup signifikan lah kenaikannya baik itu DPS maupun TPS. KPU NTB juga masih memetakan berapa jumlah pemilih pemula, berapa jumlah pemilih muda. Perkiraan jumlah pemilih dibawah usia dibawah 40 tahun kebawah naik signifikan sekitar 50 persen,” jelasnya.
Selain itu diharapkan agar semua pihak bersama-sama turut mengawal jalannya penyusunan data pemilih, untuk pemilu 2024 hingga ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT). (MYG)



