Ekonomi

Sudah 21.327 Ekor Sapi Potong NTB Dikirim Keluar

Lombok (netlombok)-

Beberapa daerah di Indonesia menerima pasokan sapi dari NTB, untuk memenuhi permintaan daging sapi. NTB sendiri mempunyai kuota pengiriman sapi keluar daerah sebanyak 35.000 ekor. Karena tingginnya permintaan akan sapi NTB untuk dikirim keluar daerah, apalagi memasuki Idul Adha. Sampai saat ini sudah 21.327 ekor yang sudah terkirim.

“Secara keseluruhan untuk wilayah NTB 21.327 ekor yang sudah terkirim keluar daerah dari kuotanya 35 ribuan ekor. Tersisa 14.137 ekor, belum lagi hari ini dan besok terus dikirim,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, Khairul Akbar, Selasa (16/5/2023).

Daerah-daerah yang menerima kirim sapi NTB, diantaranya daerah yang memang sudah mempunyai surat rekomendansi untuk menerima sapi NTB. Sebagai pemenuhan akan kebutuhan daging sapi di daerah tersebut. Terlebih kualitas sapi NTB terbilang cukup baik, sehingga pengirimannya mencapai 21.327 ekor sapi.

“Kita kirim ke Aceh 110 ekor, Jawa Barat 14.874 ekor, Banten 1.425 ekor, kalimantan Selatan 3.017 ekor, Sulawesi Selatan 14 ekor, Kalimantan Tengah 504 ekor, Kalimantan Timur 500 ekor, Sumatera Barat 27 ekor, Bangka Belitung 747 ekor dan Sumatera Selatan 109 ekor,” terangnya.

Dikatakan sapi-sapi yang dikirim keluar daerah ini kebanyakan sapi dari Pulau Sumbawa, terutama dari kabupaten Bima. Untuk di Pulau Lombok tidak terlalu banyak, hanya ada beberapa saja. Karena memang ketersedian sapi paling banyak di Pulau Sumbawa.

“Yang dikirim keluar daerah itu paling banyak dari pulau Sumbawa, kalau pulau Lombok hanya seribu ekor,” ujarnya.

Meskipun pengiriman keluar daerah cukup tinggi, tentu dibarengi dengan jumlah populasi sapi di NTB. Artinya bisa memenuhi permintaan di dalam daerah dan luar daerah. Sehingga tidak hanya dikirim keluar daerah, tetapi dalam daerah tidak mencukupi. Saat ini jumlah populasi sapi 1,3 juta.

“Populasi kita kemarin, kita targetkan 6 persen (peningkatan) setiap tahun. Cuma realisasinya hanya 2 persen, tidak memenuhi target. Karena masih ada yang minus juga kaya kerbau,” ucapnya.

Dijelaskan untuk pengiriman sapi keluar daerah ada mekanisme hitungannya dan tidak asal-asalan. Sebelumnya dilakukan analisa ketersediaan dan permintaan, dari hasil analisa itu dilihat berapa pupulasinya yang jatan. Kemudian demannya berapa dan suplaynya berapa.

“Akhirnya terhitung kemarin, total 90 ribuan ekor yang bisa kita keluarkan dari NTB, sehingga yang dikeluarkan 35 ribuan dan itu masih ada sisanya,” pungkasnya. (DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button