393 JCH Kota Mataram Diterbangkan, Usia Termuda 18 Tahun
Lombok (netlombok)-
Keloter 4 asal Kota Mataram sejumlah 393 Jamaah Calon Haji (JCH) resmi dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Zamroni Aziz, S.HI,.MH. (11/6/23). Dalam arahannya Kakanwil mengajak para JCH untuk membulatkan tekad dan meyakinkan dirinya akan tetap sehat selama melaksanakan rangkaian ibadah haji.
“Yakinkan diri bapak, ibu tetap sehat, maka insya Allah bapak, ibu akan sehat (dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji),” ujarnya.
Jamaah Kota Mataram berangkat dengan jumlah lengkap. Ketua GP Ansor NTB ini juga menekankan kepada para petugas yang menyertai JCH, Ketua Keloter, Pembimbing ibadah dan Tim Kesehatan serta petugas lainnya, agar selalu mendampingi dan membimbing jemaah dengan baik dan penuh perhatian.
“Apabila bapak, Ibu para jemaah tidak dilayani dengan baik oleh para petugas, maka tolong WA (red : WhatsApp) ke saya, agar kami bisa menegur (petugas). Namun demikian kami yakin dan percaya bahwa para petugas akan melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab”,tukasnya.
Kakanwil mengajak para hadirin yang memenuhi aula Bir Ali 1 Asrama Haji (lokasi acara pelepasan) untuk mendo’akan para JCH agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan setiap rangkaian ibadah haji serta mendapat haji mabrur.
“Kami mengucapkan selamat jalan kepada para Jemaah calon haji, Selamat jalan tamu Allah, selamat menunaikan ibadah haji, semoga diberikan Kesehatan dan mendapat haji mabrur”,tutup Kakanwil sembari mengucap Basmalah “Bismillahirrohmanirrohim” dan membaca ummul kitab.
JCH kloter 4 yang dilepas ini terdiri dari belasan jemaah lansia menggunakan kursi roda, panitia melayani hingga calon jamaah berada di dalam bus yang sudah disediakan untuk membawa mereka menuju bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Praya Lombok Tengah.
Suasana perlahan lengang seiring belasan bus pengangkut JCH satu persatu meninggalkan asrama, pada waktu yang sama ruas jalan lingkar selatan kota Mataram dan jalan by pass menuju bandara semakin sesak dengan iringin armada berkapasitas besar, tampak petugas keamanan dengan sigap mengatur lalu lintas agar perjalanan para tamu Allah itu lancar dan sampai bandara tepat waktu.
JCH keloter 4 diberangkatkan menuju bandara King Abdul Aziz Internasionational Airport Jeddah, pada pukul 05.30 wita menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan (fligt number) GA 5104, waktu tempuh menuju Jeddah sekitar 11 jam, sehingga diperkirakan JCH akan tiba di tanah suci sekitar pukul 16.30 Wita atau sekitar pukul 11.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
JCH yang masuk asrama haji embarkasi Lombok pada pagi Ahad, 10 Juni pukul 09.00 wita ini, telah melalui serangkaian proses pemeriksaan dan pelayanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian gelang, pemberian living cost, penyelesaian dokumen keimigrasian, semuanya dinyatakan layak terbang dan memenuhi syarat untuk diberangkatkan ke tanah suci.
Selain itu, selama di asrama embarkasi, JCH juga mendapat pembinaan dan pengarahan dari panitia PPIH, guna memantapkan pengetahuan dan pemahaman para JCH dalam melaksanakan berbagai rangkaian ibadah haji yang akan di lakukan selama berada di tanah suci.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Prov. NTB, Hj. Eka Muftati’ah, SH.,MH, bersama pejabat dari Kantor Imigrasi dan Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) merinci jumlah JCH Keloter 4 yang diberangkatkan pada pukul 01.30 wita dari asrama haji menuju BIZAM.
“Jemaah Calon Haji Keloter 4 sebanyak 393 orang yang terdiri dari jemaah pria 197 orang, jemaah wanita 191 orang, ketua keloter 1 orang, pembimbing ibadah 1 orang, dokter 1 orang dan para medis 2 orang, total semuanya sebanyak 393 orang. Selain itu k jumlah jemaah lansia pria 52 orang, lansia wanita 44 orang, total jumlah jemaah lansia sebanyak 96 orang, Jemaah tertua atas nama Mas’ud Zohdi berusia 91 tahun dan Sapi’i Gererong berusia 90 tahun. Sementera itu, jamaah termuda atas nama Anisa Ummiturrahmania berusia 18 tahun. Alhamdulillah, semunya dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk diberangkatkan ke tanah suci,” demikian ditegaskan. (DLN).



