Mataram (netlombok) –
Zakaria atau Zacky, atlet penyandang disabilitas intelektual yang membela Indonesia pada ajang Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2023 pada Cabang Olahraga Atletik yang digelar 17-25 Juni 2023 di Berlin, Jerman tidak terlalu banyak meminta pada pemerintah daerah. Dirinya bersyukur pimpinan daerah mau menemui dirinya dan memberikan apresiasi pada prestasi yang diraihnya.
Ditemui usai bertemu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Pendopo Gubernur, Rabu 5 Juli 2023, pemuda spesial kelahiran Pekat, Kabupaten Dompu 26 tahun silam ini asal Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur ini cukup senang dengan apresiasi yang telah diberikan pemerintah daerah. Bahkan, dirinya tidak bisa berkata-kata saat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tribudi Prayitno menawarkan pergi umrah sebagai apresiasi dari pemerintah daerah pada Zacky.
Apalagi Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menawarkan apa yang diinginkan Zacky, apakah mau pergi umrah atau ada keinginan lain pada pemerintah daerah. ‘’Saya tidak bisa berkata apa-apa. Saya gugup bertemu Bapak Gubernur. Jika nanti pergi umrah, saya ingin orang tua saya yang ikut juga pergi,’’ tutur Zacky.
Meski demikian, dirinya akan menerima apapun apresiasi dari pemerintah daerah atas prestasi yang sudah diraihnya.
Dalam berjuang mempersembahkan 2 medali emas untuk Indonesia di nomor 100 meter dan 400 meter putra, Zacky menuturkan bagaimana perjuangannya selama mengikuti SOWG di Jerman. Meski sempat merasa tidak percaya diri, karena postur tubuh dan cuaca di angka minus 14 derajat, namun dengan strategi yang matang Jacky akhirnya bisa menang. Apalagi materi pelatihan selama mengikuti pemusatan pelatihan di Jawa Tengah tidak dipakai.
Diakuinya, beberapa atlet unggulan dari beberapa negara banyak yang gagal lolos ke tahapan berikutnya. Namun, dirinya dengan belajar dari kesalahan atlet dari beberapa negara, dirinya berhasil menjadi yang terbaik dan berhasil mempersembahkan yang terbaik buat Indonesia dan daerahnya.
Sementara Kepala Dispora NTB Tribudi Prayitno menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan apresiasi bagi Zaky. Dalam hal ini, pihaknya siap menampung Zacky sebagai tenaga non ASN di lingkup Dispora NTB.
Ketika ditanya pengangkatan Zacky sebagai CPNS, mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB ini menunggu adanya formasi dari pemerintah pusat. Pihaknya tidak serta-merta mengangkat atlet berprestasi sebagai CPNS, jika tidak ada formasi khusus bagi mereka.
Untuk diketahui, Zacky mempersembahkan dua medali emas dengan memenangi dua nomor yang berbeda, yakni nomor 100 meter putra catatan waktu 11.25 detik dan 400 meter putra dengan waktu 50.48 detik. (IMB)



