Ekonomi

Kain Tenun Sukarara Dipamerkan di LIMOFF

Lombok (netlombok)-

Pemprov NTB Bersama Dekranasda terus berupaya memperkenalkan keindahan budaya NTB di kancah internasional melalui Acara Lombok International Modest Fashion Festival atau LIMOFF yang diadakan di Merumata Sengigi.

Lombok International Modest Fashion Festival atau LIMOFF merupakan kegiatan fashion yang bertujuan untuk mendukung dan menampilkan jenama fesyen lokal dan para pengrajin tekstil di NTB. Selain itu, juga menjadi platform bagi para kreator untuk menampilkan karyanya, dan ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan serta merayakan budaya Lombok melalui fesyen. Berbagai pelaku usaha lokal dibidang Seni hingga kuliner menampilkan produk kebanggaan mereka dalam kegiatan ini.

Kelompok Siwak, salah satu IKM yang ikut berpartisipasi event LIMOFF. Kelompok Siwak terbentuk dari 9 Pengerajin yang ada di desa Sukarara Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan salah satu desa penghasil kain songket terbaik di Lombok.

Adapun 9 pengerajin yang terbentuk di kelompok ini  ,UD. Odean Songket, UD. Tari UD. Songket, UD. Febrila Songket, UD. Rukesih Songket, UD. Anti Songket, UD. Stagen, UD. Romawe, UD. Ahmad Galery, Intan Art Shop.

Melalui LIMOFF kelompok Siwak dari Desa Sukarara ini dapat memberikan pengetahuan ke pengujung tentang berbagai aspek budaya di Lombok. Selain memiliki keunikan kain tenun yang dibuat secara langsung oleh perempuan yang ada di Desa Sukarara, kain tenun yang dihasilkan memiliki nama dan cerita tersendiri disetiap produknya.

Desa Sukarara baru saja memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) MURI penenun terbanyak, yaitu sebanyak 2.023 penenun mulai dari anak-anak hingga orang tua melakukan kegiatan menenun. Rekor MURI penenun terbanyak ini sebelumnya di pegang lama oleh Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Makanya kita melibatkan 2.023 para penenun dari Desa Sukarara Lombok Tengah. Untuk jumlah penenun sesuai dengan tahun 2023,” ujar Ketua Panitia LIMOFF 2023, Nuryanti, SE., ME.

Saat Kunjungan tim Dinas Perindustrian NTB di stand Kelompok siwak untuk berdiskusi terkait usaha mereka, Tim Dinas Perindustrian melakukan wawancara, pendataan SIMANIS, hingga membantu pendampingan perencanaan usaha dengan metode BMC agar dapat memetakan kemana arah bisnis usahanya akan berjalan kedepannya.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengunjungi tempat bapak untuk tindak lanjut” ujar sub koordinator pembangunan teknologi industri, kreativitas dan inovasi di Dinas Perindustrian Prov NTB, Lalu Efendy Hidayat, MM.

Tim Dinas Perindustrian akan melakukan kunjungan ke tempat mereka untuk tindak lanjut pembuatan BMC dan akan membantu dalam pembuatan katalog produk mereka, dengan harapan pembeli / calon pembeli paham akan nama dan cerita dibalik kain tenun yang mereka buat.

Acara Lombok International Modest Fashion Festival atau LIMOFF akan berlangsung pada 6-9 Juli 2023 di NTB, bertempat di Merumatta Senggigi Lombok.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button