Mataram (netlombok)-
Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, SH langsung dipinang sejumlah tokoh partai di Nusa Tenggara Barat, usai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nusa Tenggara Barat ini menyatakan diri keluar dari kepengurusan Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat.
Tak mengherankan, Ratu Ganefi dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan entrepreneur di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tidak itu saja, ia juga pernah berkarir sebagai anggota DPD RI, mewakili Nusa Tenggara Barat.
“Ada beberapa orang tokoh partai yang sudah meminta saya bergabung, dan menjadi Caleg (Calon Legislatif), bahkan ada yang memberikan tawaran special untuk jadi Caleg. Tapi kan semua butuh pertimbangan matang,” katanya, Senin (24/7/2023).
Ratu Ganefi sebelumnya adalah Bakal Caleg dari partai besutan Surya Paloh untuk berkompetisi menuju kursi dewan Udayana (DPRD NTB). Belakangan, ada hal yang membuatnya memilih untuk keluar dari Partai Nasdem. Padahal, posisinya dikepengurusan Nasdem NTB sudah di SK-kan sebagai bendahara.
Sontak saja, keluarnya Ratu Ganefi dari Partai Nasdem menjadi konsumsi publik. Padahal, Ratu Ganefi dikenal sangat loyal dimanapun ia dipercaya. Masih ada peluang ia menjadi Caleg, sebelum keluarnya DCT (Daftar Caleg Tetap) dari KPU.
Menurutnya, bisa saja ia berlabuh di salah satu partai. Tergantung kecocokan hati, dan visi misinya. Apalagi masuk ke partai tidak sekedar masuk tanpa visi misi yang jelas.
“Kalau sudah visi misi kita cocok dengan partai, tidak menutup kemungkinan saya bergabung,” imbuhnya.
Menurutnya, ketertarikannya bergabung dari partai politik tidak lepas dari semangatnya untuk memperjuangkan kaum perempuan, khususnya di Nusa Tenggara Barat.
“Bagaimanapun, perempuan di NTB ini masih membutuhkan figur-figur yang bisa memperjuangkan, mengakomodir kepentingan perempuan. Saya tertariknya disana. Karena memang selama ini saya juga bergerak di berbagai organisasi perempuan. Mungkin dengan bergabung di partai, kita bisa mewakili suara perempuan untuk diperjuangkan,” imbuhnya.
Ratu Genefi juga memegang kepengurusan beberapa organisasi lainnya. Diantaranya, Ketua Perempuan Indonesia Maju (PIM) Nusa Tenggara Barat. Ketua Asosiasi Eksportir Nusa Tenggara Barat. Dan Dewan Pembina Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Nusa Tenggara Barat.(DLN)



