Kreatifnya Warga Perum Royal Mataram, Manfaatkan Botol Bekas jadi Hiasan Menyambut HUT RI
Mataram (netlombok)-
Warga RT 10 Perumahan Royal Mataram menuangkan ide kreatifnya memanfaatkan limbah untuk membuat pernak-pernik hiasanan komplek dalam rangka memeriahkan HUT RI ke – 78 (Tahun 2023).

Peringatan hari kemerdekaan republik Indonesia setiap tahunnya menjadi momentum yang ditunggu-tunggu. Setiap bulan Agustus, jelang peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia menyambut dengan membuat beragam acara. Dari lomba-lomba, hingga menghias lingkungan.
Hal itu juga tak ketinggalan dilakukan oleh warga komplek Perumahan Royal Mataram, Lingkungan Ashar, Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.
Sejumlah ibu-ibu di RT 10 Komplek Perumahan Royal Mataram memilih memanfaatkan limbah botol bekas, untuk membuat hiasan, pernak pernik merah putih untuk mempercantik lingkungan sekitar.

Ibu-ibu kreatif ini adalah Cia, Wiwik, Diana, Maheswati, Mama Tari, Sekretaris RT 10 , Doni Ekaputra didukung warga wargi lainnya. Botol-botol plastik bekas air mineral dikumpulkan hingga didapatkan lebih dari dua karung, kemudian dimodifikasi menjadi lampion-lampion cantik.
Botol bekas yang masih bersih ini di cat, dengan warna dasar, dan putih. Kemudian di sayat-sayat dengan garis vertical. Botol-botol ini kemudian mengembang membentuk bulatan, setelah dimasukan balon yang ditiup. Jadilah limbah ini menjadi lampion merah putih yang cantik. Lampion-lampion ini kemudian digantung pada tali yang sudah dibentangkan disetiap jalan dan gang-gang komplek.

Koordinator Penitia Peringatan HUT RI ke -78 Komplek Perumahan Royal Mataram, Cia mengatakan, pilihan memanfaatkan limbah sebagai hiasan lingkungan dalam rangka menyambut HUT kemerdedkaan Bangsa Indonesia tahun 2023 ini sekaligus menjadi kampanye gerakan memanfaatkan limbah plastic.
Sebagaimana diketahui, limbah plastic, tanpa terkecuali botol bekas mineral adalah ancaman bagi lingkungan yang saat ini tengah digalakkan oleh dunia untuk diperangi. Limbah plastic tidak boleh dibuang sembarangan, tidak boleh dibakar, apalagi dibuang ke perairan yang bermuara ke laut. Dampaknya adalah terancamnya ekosistem laut.

Cia mengatakan, limbah plastic, terutama botol bekas, bisa dimanfaatkan menjadi aneka hasil kerajinan. Bisa juga dibuat sebagai pot bunga/tanaman untuk penghijauan rumah.
“Pada peringatan HUT RI ke 78 tahun 2023 ini adalah momentum untuk memberikan pelajaran kepada kita semua. Bahwa limbah bisa dimanfaatkan tanpa harus dibuang. Ini adalah gerakan untuk memerdekaan bangsa, setidaknya memerdekaan lingkungan sekitar kita dari ancaman sampah botol bekas,” demikian Cia.
Sebagaimana diketahui, Pemprov NTB hampir dalam setengah dekade terakhir, dibawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djaillah sangat konsen dalam gerakan menyelamatkan lingkungan dari sampah pada program zero waste (nol sampah).(DLN)



