Kota Mataram (NetLombok) –
Jumat 1 September 2023 pagi, postingan kliping koran media nasional mengenai nama Penjabat (Pj) Gubernur NTB menghiasi hampir seluruh grup WhatsApp. Pada postingan kliping koran ini ada nama Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., yang ditunjuk Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) sebagai Pj Gubernur NTB bersama 9 provinsi lainnya di Indonesia.
Berbagai reaksi bermunculan setelah postingan kliping koran ini disebar. Ada yang memberikan ucapan selamat dan berbagai macam tangggapan positif lainnya. Media ini mendapat postingan kliping koran ini dari salah satu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB, setelah postingan kliping koran ini diposting oleh Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi di Grup WhatsApp Forum Pimpinan OPD lingkup Pemprov NTB.
Sekda NTB tidak ada berada di ruang kerjanya. Dari informasi stafnya, Sekda NTB sedang mewakili Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menghadiri satu acara di Jakarta, sejak Kamis 31 Agustus 2023. Namun, saat bersamaan Presiden Joko Widodo bersama Tim Penilai Akhir sudah menentukan 10 pejabat eselon I sebagai Pj Gubernur di 10 provinsi. Salah satunya, Provinsi NTB.
Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB Ir. H. Lalu Hamdi yang dikonfirmasi masih belum bisa berkomentar banyak mengenai penunjukan Sekda NTB sebagai Pj Gubernur NTB. Dalam hal ini, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat terkait Pj Gubernur NTB. ‘’Belum terima dari Kementerian. Kita tunggu. Saya sudah telepon Otda (Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri – Kemendagri). Belum ada konfirmasi,’’ jawabnya singkat.
Disinggung mengenai ditunjuknya Sekda NTB sebagai Pj Gubernur terkait keberadaan Pj Sekda, mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB ini, menjelaskan, semuanya tergantung usulan dari Gubernur ke pemerintah pusat untuk mendapat persetujuan.
Hal senada disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda NTB drh. Khairul Akbar, M.Si. Pihaknya masih menunggu putusan resmi dari pemerintah pusat mengenai penetapan Pj. Gubernur NTB. Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB ini, mengaku, jika dirinya bersama pimpinan OPD lainnya mengetahui nama Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi sebagai Pj Gubernur dari postingan Sekda NTB di Grup WhatsApp Forum Pimpinan OPD, Jumat pagi.
Diakuinya, pihaknya masih belum menentukan langkah kebijakan terkait masalah penunjukan Pj Gubernur sampai ada putusan resmi yang diterima dari pemerintah pusat. Namun, pihaknya sudah siap jika dilakukan pelantikan terhadap Pj Gubernur pada hari Selasa, tanggal 5 September mendatang di Jakarta.
‘’Kalau Pj Gubernur Pak Sekda kan aman. Tidak perlu ke Jakarta lagi. sih kita tidak ada masalah. Kita tidak terlalu repot. Malahan baju seragam putih putih untuk pelantikan juga sudah kita siapkan. Tapi kita menunggu rilis resminya. Itu kan baru di koran,’’ ungkapnya di ruang kerjanya.
Sementara sejumlah pimpinan OPD memberikan apresiasi atas ditunjuknya Sekda NTB sebagai Pj Gubernur. Ditunjuknya H. Lalu Gita Ariadi sebagai Pj Gubernur menyebabkan posisi Sekda NTB sementara lowong, sehingga harus ditunjuk pejabat eselon II sebagai Pj Sekda NTB.
Salah satu pejabat berharap bisa diitunjuk sebagai Pj Sekda NTB, karena memberikan tantangan dalam mengelola birokrasi pemerintahan di tingkat provinsi. Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada pimpinan daerah dalam mengusulkan siapa pejabat eselon II yang ditunjuk sebagai Pj Sekda NTB.
Harapan senada juga disampaikan pejabat eselon II lainnya yang sejak awal mendukung Sekda NTB bisa ditunjuk sebagai Pj Gubernur NTB. ’’Kalau Pak Sekda ditunjuk sebagai Pj Gubernur, ya kita berharap sebagai Pj Sekda lah,’’ ujarnya belum lama ini.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dikabarkan telah memutuskan 10 Penjabat (Pj) Gubernur untuk 10 provinsi yang masa jabatannya berakhir pada September 2023. Salah satu pejabat eselon I yang ditunjuk sebagai Pj Gubernur adalah H. Lalu Gita Ariadi, Sekda Provinsi NTB sebagai Pj Gubernur NTB.
H. Lalu Gita Ariadi ditunjuk bersama 9 pejabat eselon I lainnya, sebagai Pj Gubernur. Pelantikan direncanakan pada hari Selasa, tanggal 5 September 2023 oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian atas nama Presiden di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Selain nama H. Lalu Gita Ariadi, ada nama Sang Made Mahendra Jaya menggantikan Gubernur Bali Wayan Koster. Nana Sudjana menggantikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bey T Machmuddin menggantikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Hassanudin menggantikan Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi. Harisson Azroi menggantikan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. Andap Budhi Revianto menggantikan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi. Bachtiar Baharuddin menggantikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Ridwan Rumasukun menggantikan Gubernur Papua Lukas Enembe dan yodhia Kalake ditunjuk sebagai Pj Gubernur NTT menggantikan Victor Laiskodat. (IMB)



