News

Terlilit Tali Jangkar, Seorang Nelayan Dinyatakan Hilang Setelah Seminggu Pencarian

Bima (netlombok) –

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap seorang warga Dusun Gusung Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang tenggelam di perairan Gili Banta.

Kepala Kantor SAR Mataram, Lalu Wahyu Efendi, mengatakan, pencarian telah dilakukan sejak hari Senin (4/9/2023), namun tanda-tanda keberadaan korban tidak kunjung ditemukan.

“Pencarian dihentikan dengan hasil korban dinyatakan hilang,” kata Wahyu.

Pencarian dilakukan di perairan, pesisir pantai hingga penyelaman di lokasi kejadian dan wilayah sekitar. Sempat ditemukan busa (styrofoam) milik korban di perairan Pulau Kelapa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang sempat digunakan untuk menyelamatkan diri.

“Luas area pencarian di perairan mencapai 10 NM2,” tandasnya.

Sebelumnya korban, Firdaus (28) mencari ikan bersama temannya, Toto (30). Tiba-tiba gelombang tinggi menghantam perahu yang mereka gunakan hingga terbalik dan tenggelam. Kaki korban terlilit tali jangkar, sehingga meminta pisau ke rekannya untuk memotong tali yang membelitnya. Namun Firdaus tenggelam dalam waktu singkat, sementara temannya berhasil selamat dari kejadian naas tersebut.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button