NTB Mall jadi Tempat “Study Tiru” Daerah Lain
Mataram (netlombok)-
NTB Mall sebagai program Unggulan Pemerintah Provinsi NTB yang dikawal oleh Dinas Perdagangan melalui UPTD Balai Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BP3UD) ini telah menjadi tempat belajar dari sejumlah pemerintah daerah di Indonesia.
NTB Mall menjadi tempat study tiru, karena NTB Mall yang mampu menjadi etalase produk UMKM di NTB. Beberapa pemerintah daerah, kabupaten / kota dan provinsi di Indonesia yang sudah datang belajar ke NTB Mall diantaranya, Diskop UKM Provinsi Jaawa Barat, Diskop UKM Kabupaten Sleman, Disperindag Kota Baubau Sulawesi Tenggara, Disperindag Kabupaten Simalungun.
“Nilai plus yang dilihat adalah kosep pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh NTB Mall,” terang Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Baiq. Nelly Yuniarti, melalui Lalu Afghan Muharor, ST., M.Ak, Kepala UPTD (BP3UD) di Mataram, Rabu (13/12/2023).
Jumlah kunjungan study tiru ke NTB Mall tahun 2023 ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dipaparkan Lalu Afghan, saat ini NTB Mall yang sudah menggunakan gedung belakang Islamic Center sudah mengakomodir sebanyak 400 pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat. Dengan belasan ribu produk yang terdiri dari produk makanan, fashion, kosmetik, hingga kerajinan.
Beberapa unit pemasaran NTB Mall lainnya ada di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Wisma NTB di Jakarta, dan NTB Mall Cabang Malaysia. Selain itu, pemasaran produk UMKM melalui NTB Mall online dilakukan di sebanyak 3.000 kamar hotel di Lombok.
Di masing-masing hotel, tersedia barcode NTB Mall. Tamu hotel bisa belanja langsung dari kamar secara online, pembayaran juga bisa dilakukan secara digital. Barang yang dipesan dapat diantar langsung ke kamar hotel melalui jasa kurir.
“Capaian tahun 2023 ini yang paling kita syukuri adalah , NTB Mall sudah menjadi bagian dari industry pariwisata dan industry fashion,” ujarnya.
“Secara bisnis pencapaiannya sudah cukup bagus. Tapi yang paling penting bagi pemerintah daerah adalah, UMKM lokal bisa diberdayakan. Produk lokal bisa dipasarkan. Sehingga ekomomi masyarakat menengah bawah ini bisa diregakkan dengan fasilitasi NTB Mall,” imbuhnya.
Namun ditegaskan kemmbali, NTB Mall tidak punya tupoksi mencari keuntungan, bukan profit oriented. Fungsi NTB Mall adalah memfasilitasi promosi dan pemasaran bagi UMKM salah satunya lewaat NTB MALL.
“Tapi bukan satu-satunya fasilitas pemasaran, NTB MALL juga menjadi pusat kegiatan UMKM untuk kedepan kami akan berkolaborasi dengan UMKM melaksanakan workshop seperti pembuatan parfum, kerajinan decoupage, baking, juga kegiatan2 lain ynag bersifat pembinaan managemen yg dibutuhkan, akan menjadi rumah besar UMKM,” ujarnya.
NTB Mall akan terus melakukan ekspansi bisnis tahun 2024 dengan menggandeng sejumlah stakeholder. Salah satunya, membangun kerjasama dengan ritel-ritel modern yang jumlahnya sangat menjamur hingga ke desa-desa untuk memasarkan produk UMKM NTB.
Selain itu, NTB Mall akan hadir di pusat-pusat keramian di pintu keluar masuk seperi bandara, dan pelabuhan.
“Di BIZAM nanti akan disiapkan outlet NTB Mall di pintu masuk. Sehingga ketika orang keluar masuk, bisa belanja produk-produk lokal. Begitu juga di pelabuhan,” tambahnya.
Sebagaimana petunjuk dari Kementerian Perdagangan untuk mendorong semangat bela beli produk lokal. Pemerintah Daerah melalui NTB Mall yang menjamin seluruh produk UMKM yang dipasarkan melalui NTB Mall sudah dilakukan kurasi. Sehingga dipastikan produksi dan kualitasnya sudah memenuhi standar.
Sebagai bentuk nyata capaian yang ditorehkan, dari 134 inovasi daerah yang diusulkan Pemprov NTB, NTB Mall berhasil menyabet penghargaan IGA (Innovative Government Award) 2023 dan masuk 3 besar nasional. tahun 2022 lalu masuk 5 besar nasional.(MDE)



