News

Hendak Hibahkan Tanah 4 Hektar ke UIN Mataram, Pemkab Lotim Dinilai “Rabun Dekat”

Mataram (netlombok)
Langkah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) untuk menghibahkan tanah seluas 4 hektar kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram di Pandan Dure dinilai tidak tepat, bahkan diistilahkan “rabun dekat”, karena Pemkab Lotim Justru tidak memperhatikan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang notabenenya berada di Lombok Timur sendiri.

Kritik ini datang dari sejumlah tokoh Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), diantaranya Bendahara Umum PB NWDI, H. Khairul Rizal dan Staf Majelis Pendidikan YPH PPD NWDI Pancor, H. Khirjan Nahdi. Keduanya mengkau kecewa dengan sikap yang dianggap tidak adil yang telah diambil Pemkab Lotim pada konteks ini.

“Tiba-tiba Pak Bupati semangat sekali hibahkan tanah ke UIN, waduh. Padahal di Lotim ada Perguruan Tinggi Islam milik ormas islam,” kata Khairul Rizal melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, Jum’at 3 Februari 2023.

Bahkan, Khairul Rizal yang juga Ketua Umum DPW Partai Perindo NTB itu mengungkapkan bahwa masih ada hutang Pemkab Lotim terkait penggantian tanah NWDI di Puncak Jeringo yang sampai saat ini belum dilunasi.

“Kesepakatan dengan semua pihak termasuk dengan BPN, Pemda Lotim akan mengganti tanah Yayasan NWDI di Jeringo. Tapi hingga hari ini tidak ada khabar, nihil,” ungkapnya.

Khirjan Nahdi juga menganggap sikap yang di ambil oleh Pemkab Lotim tersebut benar-benar tidak adil.

“PTN itu urusan Negara/Pemerintah. Ndak adil kalau Pemda ikut-ikutan kasi subsidi. Kasi saja subsidi kepada pendidikan yang diinisiasi masyarakat, kalau mau punya legacy yang bagus,” ujarnya.

UU otonomi daerah juga, lanjut Khirjan, sudah jelas mengatur kalau PTN itu  kaplingan Pemerintah Pusat. Sementara Pemda hanya bersifat koordinatif.

Diutarakan Khirjan, langkah Pemkab Lotim ini telah menyakiti hati jamaah ormas islam lain, seperti Nahdlatul Wathan (NW), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Ini jelas menyakiti hati jamaah NWDI dan NW, termasuk saudara-saudara kita yang lain seperti Muhammadiyah dan NU. Sama-sama punya PTS,” demikian Khirjan.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Rabu (1/2/2023) Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy memimpin rapat bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Timur terkait persiapan hibah tanah Pemda Lotim kepada UIN Mataram di Pandan Dure. Hal ini kemudian menuai kritik dari sejumlah pihak.(wad)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button