News

LIMOFF Dilaunching, Lengkapi Kebutuhan Wisatawan dan Event Internasional di NTB

Lombok (lomboknet)-

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, dan Founder LIMOFF, Hj. Niken Saptarini, melaunching Lombok Internasional Modes Fashion Festival (LIMOFF) di Merumatta Hotel Senggigi, Sabtu, 11 Februari 2023.

LIMOFF adalah sebuah event internasional yang berupa festival fashion dengan beberapa rangkaian kegiatan yang akan mendukung industri fashion yang kemudian acara puncaknya direncanakan akan digelar pada 6-9 Juli 2023 nanti.

Tujuannya bagaimana Provinsi NTB bisa menyajikan destinasi wisata lain tidak hanya dari pariwisata alamnya saja dan pariwisata olahraganya seperti MXGP, WSBK, dan MotoGP. LIMOFF juga akan menjadi kebangkitan industri fashion di Provinsi NTB, hal ini menjadi peluang baru bagi Provinsi NTB sehingga dapat menaikkan perekonomian Provinsi.

Rangkaian kegiatan LIMOFF hingga puncaknya nanti diantaranya, webinar pelatihan desain, fashion desain coaching di sepuluh kabupaten/kota di NTB. marketing dan sosial media coaching di sepuluh kabupaten/kota. Road show kabupaten/kota, bazaar dan fashion show di kabupaten/kota. Fashion desain kompetisi, kompetisi model, dan pemecahan rekor MURI dengan menenun dan membuat desain fashion melibatkan 2.023 penenun di Desa Sukarara, Lombok Tengah.

Ketua Panitia LIMOFF, yang juga Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti mengatakan, LIMOFF adalah upaya membangun ekosistem industri fashion di NTB. dari hulu, akan dikembangkan lahan kapas sebagai bahan baku membuat benang.

Secara berkaitan akan hidup kegiatan pemintalan benang, menenun, desain fashioan, produksi fashion, dan dihilir adalah akan tersedia outlet-outlet fashion menggunakan bahan baku lokal (kain tenun). Penenun akan akan bertumbuh, lulusan SMK fashion juga akan terlibat. Tersedianya lapangan pekerjaan dari seluruh rantai kegiatannya. Tidak hanya itu, kata Nuryanti, dengan berkembangnya modes fashion, akan hidup kegiatan fashion show, efeknya kosmetik produk lokal juga akan bergerak karena termanfaatkan.

“Tapi LIMOF ini tidak bisa dengan waktu yang singkat. Harus terus berkesinambungan dilakukan. dan inilah potensi baru ekonomi NTB untuk mendukung event-event internasional di NTB,” demikian Nuryanti.

Sementara Hj. Niken Saptarini mengemukakan, dengan terbangunnya ekosistem industri fashion, akan melengkapi event-event internasional yang dilaksanakan di NTB. nantinya masing-masing daerah di NTB akan memiliki keunggulan produk fashion berkarakter kain tenun produksi masing-masing daerah.

“Industri fashion akan hidup, kegiatan menenun akan semakin hidup. Sehingga kita harapkan akan tumbuh wisata fashion menggunakan keunggulan masing-masing. Jadi kalau ada satu keluarga nonton MotoGP di NTB, sebelum nonton atau sesudahnya, tamu bisa berwisata ke sentra – sentra produksi tenun dan fashion lokal,” jelas Niken.

Ia juga mengatakan, LIMOFF mendapatkan dukungan dari desainer-desainer nasional karena dinilai NTB sudah menjadi pusat event olahraga internasional. dengan adanya MotoGP, WSBK, dan MXGP.

Sementara Gubernur NTB, Dr. Zul juga sangat mendukung terwujudnya ekosistem industri fashion melalui LIMOFF. Menurutnya sayang jika event-event internasional yang ada di NTB jika tidak dilengkapi dengan aneka pilihan produk dan event lainnya.

“Fashion show juga bisa dilakukan secara massif untuk menggerakkan kearifan lokal NTB. Maka lengkaplah sambutan kita kepada wisatawan yang datang ke NTB saat ada event internasional diselenggarakan,” demikian gubernur.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button