Fashion Karya Desainer NTB Dipamerkan di MUFFEST 2023

Jakarta (netlombok)-
Ketua Umum Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc. Bersama Wakil Ketua umum Dekransda NTB Dra. Hj. Lale Priyatni didampingi Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti., SE., ME sekaligus ketua harian Dekranasda NTB menghadiri pembukaan Muslim Fashion Festival (MUFFEST), MUFFEST+ 2023 sekaligus melakukan roadshow Limoff pada pengunjung maupun exhibitor.
MUFEST merupakan salah satu Fashion Festival terbesar di Indonesia yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) secara berkelanjutan sejak tahun 2015. IFC berkomitmen untuk menjadikan Indonesia menjadi target pasar fashion dunia.
Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 7-10 Maret 2023 di Ballroom dan Denpasar Room The Westin Jakarta, MUFFEST+ 2023 mengusung tema “Unlock Global Opportunities with MUFFEST+”.
Bersinergi dengan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) untuk mengakselerasi terwujudnya Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.
MUFFEST+ Road to IN2MOTIONFEST 2023 dipersembahkan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC), bersama Bank Indonesia, dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), serta didukung penyelenggaraannya oleh Ditali Cipta Kreatif.
Dalam MUFFEST+ 2023 Muslim Fashion Festival 2023 Nusa Tenggara Barat hadir memenampilkan fashion ready to wear yang super stylish karya Desainer NTB, Selain fashion NTB tampil dengan koleksi mutiara yang iconik.
Ketua Umum Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan Fashion industri Nusa Tenggara Barat perlu kita gotong bersama hal ini merupakan salah satu upaya NTB dalam mendukung usaha pemerintah pusat untuk mewujudkan Indonesia sebagai Kiblat Muslim Fashion dunia.
“Sekarang NTB punya LIMOFF yang sedang kami branding, LIMOFF jadi salah satu cara kita memperkenalkan produk lokal di tingkat internasional, karena NTB memiliki tujuan yang sejalan dengan pemerintah pusat, yaitu menjadikan Indonesia sebagai pusat industri fesyen muslim dunia” tutur Niken.
“LIMOFF tidak ingin hanya membuat sekadar fashion show biasa. Melainkan pelaku IKM sudah sangat siap menyajikan produk yang berkualitas dan berkelas untuk go Global, insha allah nantinya kami akan mengundang desainer maupun buyer mancanegara” lanjutnya Langkah ini NTB salah satu persiapan NTB sebagai pusat fashion muslim industry yang akan berfokus menjadi pusat fashion muslim internasional, NTB ingin mengambil kesempatan tersebut supaya NTB bisa jadi pusatnya.
Melalui Limoff Dinas Perindustrian NTB beserta stakeholder terkait terus berupaya menggotong mencari, membina, dan mengembangkan potensi dari pelaku usaha maupun pengerajin di bidang fesyen, kriya, kuliner maupun kosmetik untuk Go Global.
Industri fashion muslim memiliki potensi pasar yang sangat besar, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Terlebih, penjualan produk fashion muslim di dalam negeri sendiri melonjak tinggi itulah sebabnya industri fashion terus di maksimalkan di Indonesia dan Nusa Tenggara Barat pun ikut serta mendorong memperkuat Indonesia menjadi pusat fesyen Muslim dunia.
Fashion muslim bukan hanya untuk wanita muslim tetapi menjadi gaya atau konsep model baju yang sopan dan secara paralel terinspirasi dari tren dunia, salah satunya yaitu fashion muslim, yang Menjaga konsep pakaian sopan dan menutupi dan menjaga kehormatan perempuan.
Ali Charisma, National Chairman Indonesia Fahsion Chember menjelaskan, pihaknya bakal berupaya memajukan ajang tahunan tersebut agar dapat memasuki kelas internasional.
Dimana Indonesia sendiri memiliki sejumlah desainer Muslim kenamaan dengan berbagai koleksi kekinian.
“Kita ingin mengajak Muffest naik kelas menjadi IN2MOTIONFEST, yang sekalanya internasional. Jadi kedepan IN2MOTIONFEST akan di lakasanakan setahun dua kali, kolaborasi dengan Muffest yang pelan pelan ngebaur jadi satu event yang berskala global,” demikian Ali Charisma dalam openning ceremony Muffest 2023 di The Westin, Kuningan, Jakarta Selatan.(DLN)



