Ratusan Kendaraan Peserta Konvoi Kelulusan Sekolah Terjaring Razia
Lombok (netlombok)-
Ratusan kendaraan roda dua siswa-siswi SMA maupun SMK terjaring razia usai melakukan konvoi kelulusan. Namun, mereka yang terjaring banyak melakukan pelanggaran tak kasat mata. Diantaranya karena tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM (Surat Izin Mengemudi) dan knalpot brong.
Kasat Lantas Polresta Matarama Kompol Bowo Tri Handoko menerangkan Sat Lantas Polresta Mataram bersama jajaran melakukan kegiatan rutin. Yakni penindakan kepada pengendara roda dua, khususnya anak-anak di bawah umur yang menggunakan kendaraannya dengan ugal-ugalan dan tidak memiliki SIM . Serta melaksanakan konvoi kelulusan SMA dan SMK pada Senin (8/5/2023).
“Sanski akan diberikan tilang sesuai pasal yang dikenakan, sampai siang pukul 12:00 wita ada ratusan kendaraan kita amankan. Kita berikan penindakan penilangan non eletronik dan beberapa kendaraan menggunakan knalpot brong,” ujar Bowo Tri Handoko disela-sela pengamanan di Bintaro Ampenan, Senin (8/5/2023).
Aksi konvoi kelulusan yang dilakukan oleh sejumlah siswa dan siswi SMA/SMK cukup padat. Bahkan terjadi penumpukan dan kemacetan mulai didepan Hotel Serathon Senggigi hingga kearah perbatasan Lombok Barat dan Kota Mataram. Bahkan sejak pagi sudah banyak yang dari arah Mataram menuju ke Senggigi untuk melaksanakan konvoi kelulusan.
“Kita mendapat informasi ini, kita melaksanakan kegiatan di Bintaro dan melaksanakan pemeriksaan. Apabila diketemukan hal seperti itu akan kita amankan kendaraannya, kita periksa surat-suratnya, kejelesaan asal usul kepemilikan kendaraannya,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, pengendara yang menggunakan knlapot brong juga menjadi sasaran. Mengingat banyaknya siswa-siswi menggunakan kendaraan roda dua dengan knalpot brong. Kemudian diamankan kendaraannya dan upayakan untuk mereka mengganti dengan knalpot sesuasi spesifikasi pabrik yakni knalpot standar.
“Pelanggaran ada 12 pelanggaran, terutama tidak menggunakan helm, pengendara dibawah umur, bonceng tiga, dibawah pengaruh minuman keras kita amankan,” tuturnya.
Sat Lantas Polresta Mataram melakukan penindakan terhadap para siswa siswi SMA dan SMK yang melaksanakan konvoi, merupakan laparoan dari para guru-guru sekolah dan Dinas Pendidikan. Karena pada Senin (8/5/2023) kelulusan siswa siswi SMA dan SMK. Pengamanan dilakukan di dua tempat, pertama di jalan Majapahit dan Bintaro.
“Kita himbau kepada masyarakat, khususnya pelajar apabila sedang melaksanakan kelulusan dilaksanakan dengan baik dan tidak melaksanakan konvoi yang mengganggu serta membahayakan bagi pengendara lain,” imbuhnya. (DLN)



