Dokter Wisnu Belum Ditemukan, Bung Zul Sambangi Keluarga Korban
Lombok Tengah (netlombok)-
Mantan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menyambangi keluarga dokter Lalu Wisnu Aditya di Pantai Lancing Lombok Tengah pada Sabtu (20/4/2024).
Dokter Lalu Wisnu Aditia Wardana (27) hilang saat memancing di perairan Lancing, Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Rabu (17/4) lalu. Hingga kini belum ditemukan. “Suasana di Pantai Lancing Lombok Tengah. Ini hari ke 4 sejak dr Wisnu di nyatakan hilang,”tulis Bung Zul sapaan akrab mantan Gubernur NTB periode 2018-2023 lewat akun media sosialnya pada Sabtu (20/4/2024).
Bung Zul menuturkan, sudah empat hari keluarga besar dokter Wisnu bermalam ditenda menunggu proses pencarian terhadap korban yang sampai saat ini belum ditemukan sejak dikabarkan hilang setelah kapalnya di hempas gelombang di Perairan Lancing Lombok Tengah. “Keluarga beliau kebetulan kami kenal dan baru saja tiba dari BSD untuk melihat keadaan terakhir di sini. Keluarga besar (dokter Wisnu) sampai bermalam membuat tenda berharap agar yang terbaik akan segera datang,”katanya.
Bung Zul juga sampaikan bahwa pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Basnas maupun Danlanal untuk membantu dalam proses pencarian dokter Wisnu. “Kami sudah berkomunikasi dengan Basarnas dan Pak Danlanal untuk di bantu dengan fasilitas dan SDM yang lebih memadai,”tambahnya.
Ia juga menyemangati keluarga besar dokter Wisnu agar tetap tenang dan sabar menghadapi musibah yang menimpa dan berharap sosok dokter muda itu bisa segara ditemukan. “Semoga keluarga tetap tenang dan sabar dan terus berharap yang terbaik utk adinda dokter kita,”ucapnya.
Terpisah, Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wismananda yang dikonfirmasi terkait perkembangan hasil pencarian terhadap dokter Wisnu, mengatakan hingga kini belum ada tanda-tanda korban bisa ditemukan. “Belum ada tanda-tanda (ditemukan korban),”terangnya.
Meski demikian, katanya, upaya pencarian masih terus dilakukan bersama tim gabungan. Bahkan pihaknya menambah personil. “Kami menambah personil, peralatan, penyelaman, memperluas area pencarian, pencarian di laut, udara dan pencarian di pesisir pantai,”katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, bahwa korban saat kejadian sedang mancing bersama dua rekannya menggunakan perahu di perairan Lancing. Diduga perahu tersebut terbalik lantaran terempas gelombang. Sementara dua rekannya berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. (NL).



