News

Gubernur Ajak Peserta Rakornas KI se-Indonesia Nikmati Eksotisme NTB

Lombok (netlombok)-

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah membuka kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se – Indonesia yang bertajuk “Keterbukaan Informasi Publik Untuk Demokrasi, Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan Nasional” berlangsung dari tanggal 6 – 9 Agustus 2023.

Dalam sambutannya Bang Zul mengajak kepada seluruh peserta Rakornas untuk dapat menikmati eksotisme yang ada di Provinsi NTB, terdapat dua pulau yaitu pulau Lombok dan Sumbawa.

“Rakornas di Pulau Lombok, semoga mampu menggerakkan anda untuk semua jalan – jalan ke Rinjani, Sembalun, Gili Trawangan dan tempat indah lainnya,” ungkap Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul.

Bang Zul meyakini, jika sebuah diskusi apabila dilakukan di outdoor atau di alam terbuka maka akan menemukan banyak persaudaraan dan mampu menyelesaikan suatu masalah dengan nyaman.

“Karena saya yakin ketimbang berdebat didalam ruangan, maka anda akan menemukan banyak persaudaraan dan terlatih menyelesaikan masalah secara bersama-sama dalam keadaan rileks,”tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr. Najamudin Amy, mengatakan terpilihnya NTB sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakornas KI tak lepas dari geliat pembangunan NTB yang nilai dasarnya dibangun atas dasar keterbukaan. Keterbukaan yang tidak saja soal angka dan peringkat namun kehadiran pemerintah yang terbuka, menghasilkan kepercayaan publik.

“Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud karena masyarakat dan dunia usaha berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan memberi energi serta kontribusi sosial dalam mendukung setiap program pemerintah. Hal ini terlihat dari tingkat kepedulian tinggi masyarakat NTB atas keterbukaan,” kata Bang Najam sapaan akrabnya.

Disamping itu, lanjut mantan Kasat Pol PP Provinsi NTB ini, terpilihnya NTB sebagai tuan rumah Rakornas KI karena prestasinya sebagai Provinsi Informatif dalam lima tahun berturut turut, NTB juga dikenal sebagai propinsi paling inovatif dengan layanan publik digitalnya serta memiliki indeks keterbukaan informasi keempat nasional.

Bang Najam juga menilai, korelasi keterbukaan informasi dengan kesejahteraan masyarakat adalah dijaminnya hak asasi masyarakat untuk mengetahui setiap informasi publik. Aplikasi seperti NTB Care dan NTB Mal selain 200 aplikasi lain yang dikembangkan, kini bisa bersaing dengan marketplace besar sebagai bagian dari pelayanan publik meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Sal).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button