Dampak Kemarau, Destinasi Wisata Bunut Ngengkang Kering Kerontang
Lombok (netlombok) –
Dampak musim Kemarau panjang yang melanda sebagian di Nusa Tenggara Barat, telah mengakibatkan debit air di salah satu wisata pemandian Bunut Ngengkang Desa Buwun Sejati Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat mengering.
Salah seorang warga Siti Aminah mengungkapkan, kekeringan di kolam wisata pemandian Bunut Ngengkang ini, sudah terjadi mulai dua bulan yang lalu, karena air yang terus menyusut hingga mengering, membuat pengelola wisata air setempat menutup total wisata pemandian.
“Ada sudah dua bulan dampak musim kemarau, waktu mulai sepi pengunjung itu pada hari Rabu, ditutup sekalian, dan tidak terima tamu atau pengunjung karena air menyusut,” ungkapnya.
Lebih lanjut Aminah menuturkan, wisata pemandian ini merupakan sumber mata air, sehingga di hari libur terlebih pada hari Sabtu dan Minggu, wisata pemandian ini, ramai dikunjungi warga, datang untuk berenang menikmati kesegaran air yang berasal dari mata air pegunungan.
“Biasanya di hari libur terutama Sabtu dan Minggu selalu ramai pengunjung, dan parkiran selalu penuh di sini, tapi sekarang sudah tidak ada,” tuturnya.
Sementara itu, para pengunjung yang datang untuk menikmati kesegaran mandi bersama keluarga dan sahabat, harus putar balik dan mencari wisata pemandian lainnya, seperti pemandian Suranadi dan Aik Nyet yang berjarak sekitar 500 meter dari wisata pemandian Bunut Ngengkang.
“Kalau pengunjung yang datang karena tidak tahu, banyak beralih ke wisata Aik Nyet sama Wisata Tibus Dalam namanya,” ujarnya.
Ditambahkan Aminah, bahwa kekeringan yang melanda wisata ini, sering terjadi setiap tahunnya, dua hingga tiga bulan, namun untuk tahun ini, diperkirakan kemarau panjang hingga empat bulan.
“Ini setiap tahun terjadi, biasanya kekeringan terjadi dua hingga tiga bulan, namun sekarang ini empat bulan memang panjang dampak kemarau tahun ini,” ucapnya.
Salah seorang pengunjung asal kabupaten Sumbawa bernama Incas mengatakan, ia dan saudaranya jauh-jauh dari pulau seberang datang ke Lombok untuk menikmati kesegaran air Bunut Ngengkang, namun sampai di ini airnya kering.
“Ini datang mau liburan, saya baru pertama kali kesini di ajak sama adik-adik, tapi sampai di sini tidak ada airnya,” ungkapnya.
Selain itu, ia datang berlibur ke lombok, karena rasa penasaran dengan keindahan wisata pemandian Bunut Ngengkang ini. Namun tidak kering, ia dan keluarganya beralih ke wisata lainnya.
“Saya sudah tahu ada wisata air Bunut Ngengkang dari adik-adik katanya sih bagus makanya kita kesini, tapi pas tiba di sini tidak ada airnya, rencananya mau ke wisata Suranadi,” pungkasnya.(MDE)



