SMKN 7 Mataram Gelar Persami
Kota Mataram (netlombok.com) –
Dalam upaya menyemarakkan hari Pramuka yang ke 62 Gerakan Pramuka Gugus Depan 04-055 04-056 pangkalan SMK Negeri 7 Mataram mengadakan Kemah Persami atau Perkemahan Sabtu (19 Agustus 2023) Minggu (20 Agustus 2023), Perkemahan tersebut diikuti oleh sekitar 50 anggota baru dan anggota lama yang mengambil lokasi kemah di halaman SMKN 7 Mataram.
Kegiatan perkemahan ini dirangkai dengan acara Pelantikan Calon Tamu Ambalan Ke Anggota Ambalan Pangeran Sumantri Dan Dende Nawangsasih’’ Gerakan Pramuka SMKN 7 Mataram.
Dalam kegiatan Persami ini bukan hanya diikuti oleh anggota Pramuka saja, namun juga melibatkan Pengurus OSIS sebagai induk organisasi yang ada di sekolah selain itu juga melibatkan Tim Kesehatan dari Unsur PMR SMKN 7 Mataram dan dari Pramuka Racana Poltekes Negeri Mataram.
’’Kerja sama dengan Pramuka Racana Poltekes Negeri Mataram ini sudah berlangsung sejak lama. Hal ini sebagai bentuk sinergitas antar anggota pramuka di luar pangkalan,’’ jelas Pelatih Pramuka SMKN 7 Mataram Deny Masrahul S.Pi, M.Pi.

Selain itu, kegiatan Persami ini berlangsung di dalam Ruangan untuk Materi tentang Kepramukaan dan di luar ruangan untuk materi yang bersifat permainan atau out bound.
Kepala SMKN 7 Mataram Drs Artawan mendukung penuh seluruh kegiatan yang ada di sekolah dalam rangka membentuk Insan yang punya dedikasi tinggi dan disiplin yang tangguh, karena tanpa disiplin itu maka sulit untuk meraih apa yang menjadi harapan.
’’Oleh karena itu kepala sekolah mengajak anggota Pramuka untuk terus berkomitmen dalam mengasah keterampilan yang efektif dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan daam tindakan nyata. Serta mempertebal wawasan kebangsaan. Hal ini penting dilakukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang lebih profesional dan memiliki wawsan kebangsaan,’’ terangnya.
Sementara itu Pembina Pramuka SMKN 7 Mataram Akhmad Ramli, SH. S.Pd., menekankan pada seluruh anggota Pramuka untuk memiliki wawasan yang luas dan menjadi generasi yang tangguh dan berkontribusi positif pada setiap kesempatan di manapun berada dan berpegang teguh pada ” Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka,.terutama Dasa Dharma ke sepuluh, yakni suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.
’’Jika ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka di mana saja kita berada tentu kita akan menjadi orang yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat,’’ pesannya.
Salah seorang peserta kemah, Nela Amelia Rizky merasa sangat senang dan gembira mendapatkan ilmu yang luar biasa dari kegiatan tersebut setidak tidaknya bagaimana berinteraksi, penanaman kedisiplinan dan penambahan wawasan kebangsaan, sehingga berharap Persami ini lebih sering diadakan, baik dalam satu pangkalan maupun dengan pangkalan yang lain. (IMB)



