Tahun 2024, Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB Target Raih Akreditasi A
DINAS Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB harus dengan lapang dada menerima hasil akreditasi B dalam proses penilaian yang dilakukan Perpustakaan Nasional beberapa waktu lalu. Hal ini tertuang dalam Surat Perpustakaan Nasional yang ditandatangani Direktur Standardisasi dan Akreditasi Suprianto bernomor 8.2943/4.1/PPM.2/V2023 tertanggal 29 Mei 2023 mengenai Hasil Akreditasi Perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB H. Mahdi S.H., M.H., mangaku menerima hasil akreditasi yang dilakukan pihak Perpustakaan Nasional. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi bagi para pustakawan di NTB dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan koleksi pada para pengunjung.
“Sebenarnya target kita A. Namun, kita terima hasil akreditasi B ini. Tahun depan kita upayakan hasil akreditasi perpustakaan bisa mendapatkan hasil akreditasi A,” ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD NTB, Selasa 29 Agustus 2023.
Dalam memenuhi target ini, tambahnya, jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB akan terus meningkatkan layanan bagi para pengunjung. Apalagi sekarang ini sudah ada Gedung Layanan Perpustakaan di Jalan Pemuda Mataram yang sudah mulai ditempati.
Sekarang ini, pihaknya sedang berusaha melakukan pembenahan pelayanan, baik menggunakan layanan secara langsung atau elektronik (e-book). Termasuk melengkapi berbagai macam fasilitas di lantai dua dan tiga di gedung layanan yang baru, seperti mebelair dan fasilitas interior lainnya.
Sementara perpustakaan nasional dalam hasil penilaian akreditasi meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB agar dapat melakukan peningkatan di sejumlah bagian layanan
Pertama adalah meningkatkan jumlah koleksi buku tercetak maupun elektronik, terutama untuk koleksi layanan anak. Selain itu, perlu meningkatkan jumlah koleksi untuk pemustaka difabel, jumlah koleksi berkala (majalah, tabloid baik dalam bentuk digital. Termasuk melakukan kegiatan pencacahan dan fumigasi secara berkala.
Hal lain yang perlu dilakukan adalah menambah rak untuk terbitan berkala. Termasuk menambah LCD untuk mendukung kegiatan pendidikan pemakai. Serta mengadakan sarana kendaraan bermotor untuk mendukung layanan keliling daerah yang sulit dilalui kendaraan roda 4.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB juga diminta meningkatkan jumlah kunjungan perpustakaan, baik secara onsite maupun online dan dari pusteling. Termasuk meningkatkan promosi lebih gencar lagi untuk penggunaan koleksi digitalnya.
Selain itu perlu meningkatkan promosi membaca dan koleksi yang dimiliki agar banyak masyarakat yang menggunakan. Begitu juga perlu mengikuti pendidikan dan pelatihan di bidang manajemen perpustakaan bagi Kepala Perpustakaan. Tidak hanya itu, perlu meningkatkan jumlah pustakawan yang tersertifikasi guna meningkatkan kompetensinya.
Perpustakaan nasional juga mengingatkan agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB menyusun perencanaan anggaran dengan baik dan jelas agar keberlangsungan program berjalan dengan baik. Bahkan, meningkatkan anggaran untuk penyelenggaraan perpustakaan.
Selain itu, perlu meningkatkan keterlibatan pustakawan dalam berbagai organisasi guna memperlancar pembinaan di bidang perpustakaan ke semua jenis perpustakaan. Termasuk meningkatkan karya inovatif dalam pengelolaan perpustakaan dan layanan. Pada pemustaka, diingatkan perlu meningkatkan layanan pelibatan masyarakat dalam menciptakan hasil karya baru. Dan menyediakan layanan atau koleksi khusus muatan lokal yang unik sebagai daya tarik atau keunikan layanan yang diberikan. (IMB)



